Tautan-tautan Akses

Ledakan Besar Guncang Kabul


Petugas keamanan Afghanistan memeriksa lokasi ledakan bom dekat unjuk rasa ratusan warga Syiah di Kabul, 12 November 2018.

Para pejabat Afghanistan mengatakan seorang penyerang bunuh diri meledakkan rompi sarat bahan peledaknya di dekat pos pemeriksaan di depan sekolah menengah Istiqlal di pusat kota Kabul, Senin sore (11/11), dekat dengan sebuah lokasi di mana sebuah demonstrasi pecah kurang dari satu jam sebelum ledakan itu. Sejauh ini, belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas ledakan itu.

Sedikitnya enam orang tewas, termasuk tiga wanita, dua pria dan seorang anggota militer. Sedikitnya 20 orang lainnya terluka.

Ratusan orang telah berkumpul di daerah itu sebelumnya pada hari yang sama untuk memprotes kurangnya keamanan di dua provinsi Afghanistan, Ghazni dan Uruzgan, terutama di distrik-distrik yang kebanyakan dihuni oleh minoritas Syiah Hazara.

Protes itu dimulai secara spontan oleh beberapa orang Minggu malam, menurut ToloNews, sebuah saluran TV Afghanistan, tetapi jumlahnya membengkak menjadi ratusan pada Senin pagi.

Para pengunjuk rasa bubar setelah Presiden Ashraf Ghani berbicara kepada mereka melalui telepon dan meyakinkan mereka bahwa pemerintah akan mengirim bantuan ke Malistan dan distrik Jaghori di provinsi Ghazni.

Sementara itu, para pejabat di provinsi Afghanistan lainnya, Farah, mengatakan sekitar 30 polisi setempat dan empat warga sipil dibunuh dan sebagian lainnya terluka dalam serangan Taliban terhadap pos polisi di distrik Khak e Afghan semalam. Taliban juga menyandera empat polisi. Dadullah Qani, anggota dewan provinsi Farah, mengatakan anak-anak dan wanita juga termasuk di antara para korban. [lt]

XS
SM
MD
LG