Tautan-tautan Akses

Lebih dari 500 Jenazah Diangkat dari Kuburan Massal di Raqqa, Suriah


Petugas dari Raqqa mengangkat kerangka manusia dari lokasi kuburan massal yang diyakini berisi mayat warga sipil dan militan Negara Islam, di Raqqa, 22 November 2018. (Foto: videograb/dok)
Petugas dari Raqqa mengangkat kerangka manusia dari lokasi kuburan massal yang diyakini berisi mayat warga sipil dan militan Negara Islam, di Raqqa, 22 November 2018. (Foto: videograb/dok)

Para pekerja Suriah telah mengangkat lebih dari 500 jenazah dari sebuah kuburan massal terbesar dekat Raqqa, Suriah Utara, yang dulunya sempat menjadi ibukota kekalifahan ISIS. Para pejabat setempat mengatakan, usaha pengambilan jenazah itu masih berlanjut pada Selasa (27/11).

Pembongkaran kuburan-kuburan massal di dan sekitar Raqqa ini dilakukan sejumlah kelompok masyarakat setempat dan para petugas bantuan sebagai usaha untuk mengumpulkan bukti bagi kemungkinan dilangsungkannya pengadilan kejahatan perang.

Operasi militer udara dan darat yang didukung AS berhasil mengusir ISIS dari Raqqa lebih dari setahun yang lalu. Namun hingga saat ini, tim-tim penyelamat dan pemulihan masih terus menemukan kuburan-kuburan massal di dan sekitar kota itu.

Kuburan massal Panorama, yang diberi nama sesuai kawasan permukiman di mana kuburan itu ditemukan, diyakini merupakan salah satu yang terbesar dari sembilan kuburan massal yang telah ditemukan sejauh ini. Pejabat setempat meyakini, ada sekitar 1.500 jenazah, termasuk militan ISIS, dikuburkan di sana.

Kelompok-kelompkok HAM mengatakan, mereka prihatin bahwa para pekerja Suriah yang melakukan usaha pembongkaran kuburan massal tidak mendapatkan cukup dukungan dalam bidang forensik dan sumberdaya manusia. Mereka menyerukan agar negara-negara besar dunia ikut memberikan bantuan bagi usaha tersebut. [ab]

XS
SM
MD
LG