Tautan-tautan Akses

Laboratorium IceCube di Antartika

Alat-alat sensor yang ditanam di dalam es di Antartika telah mendeteksi bukti-bukti partikel-partikel berenergi tinggi dari luar sistem tata surya atau neutrino. Penemuan ini dapat mengarah pada era baru astronomi dan pemahaman yang lebih besar mengenai sifat alam semesta.
Tampilkan selengkapnya

Laboratorium IceCube di Stasiun Kutub Selatan Amundsen-Scott di Antartika merupakan detektor neutrino terbesar dunia. (Sven Lidstrom, IceCube/NSF)
1

Laboratorium IceCube di Stasiun Kutub Selatan Amundsen-Scott di Antartika merupakan detektor neutrino terbesar dunia. (Sven Lidstrom, IceCube/NSF)

IceCube menggunakan pemecah es untuk mengirim peralatan berat dari Swedia ke pesisir Antartika. (Chadden Hunter)
2

IceCube menggunakan pemecah es untuk mengirim peralatan berat dari Swedia ke pesisir Antartika. (Chadden Hunter)

Para ilmuwan mulai memasang detektor neutrino pada kedalaman 1.500 meter di bawah es mulai November 1992. (Robert Morse/NSF)
3

Para ilmuwan mulai memasang detektor neutrino pada kedalaman 1.500 meter di bawah es mulai November 1992. (Robert Morse/NSF)

Saat detektor dipasang, kabel-kabel ditarik untuk terhubungkan dengan sensor-sensor ke server Lab IceCube. (Freija Descamps/NSF)
4

Saat detektor dipasang, kabel-kabel ditarik untuk terhubungkan dengan sensor-sensor ke server Lab IceCube. (Freija Descamps/NSF)

Tunjukkan lebih banyak

XS
SM
MD
LG