Tautan-tautan Akses

Kurangi Kepadatan Penjara, Burundi Siap Bebaskan Ribuan Napi


Para narapidana yang dibebaskan dari penjara Mpimba di Bujumbura, melambaikan tangan dari truk yang mengangkut mereka, 23 Januari 2017. (Foto: Stringer/AFP).

Burundi siap membebaskan ribuan narapidana untuk mengurangi kepadatan di penjara-penjara di negara Afrika Timur itu.

Menurut sebuah keputusan yang dilihat oleh kantor berita AFP, 5.255 narapidana atau hampir 40 persen dari jumlah populasi penjara itu akan dibebaskan.

Presiden Evariste Ndayishimiye dilaporkan mengatakan bahwa pengampunan itu merupakan langkah penting untuk mengurangi kepadatan dan memperbaiki kondisi penjara.

AFP mengatakan para narapidana yang telah menjalani hukuman penjara hingga lima tahun memenuhi syarat untuk mendapat grasi, dengan pengecualian mereka yang dianggap berisiko bagi keamanan nasional.

Para narapidana yang ditahan atas kasus korupsi akan dibebaskan dengan syarat mereka harus mengembalikan dana yang diselewengkan, termasuk membayar kerugian dan biaya pengadilan.

Pembebasan itu terjadi lebih dari dua bulan setelah Presiden Ndayishimiye menandatangani sebuah keputusan yang membebaskan empat jurnalis dalam sebuah langkah yang dipublikasikan besar-besaran. Ia sebelumnya pernah berjanji akan melonggarkan taktik pembatasan yang dilakukan oleh pemerintahan pendahulunya. [lj/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG