Tautan-tautan Akses

Kota Slovyansk di Ukraina Siap Hadapi Pertempuran Baru dengan Rusia


Seorang lansia tampak berjalan melewati reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan rudal di wilayah Slovyansk, Ukraina, pada 1 Juni 2022. (Foto: AP/Andriy Andriyenko)

Sekelompok tentara muda Ukraina yang tidak bertugas berkumpul di pusat distribusi militer untuk menikmati jeda yang jarang terjadi dari pertempuran yang kembali melanda kota mereka yang retak di Ukraina timur.

Saat mereka berbagi lelucon dan pizza, ledakan artileri dapat terdengar beberapa kilometer jauhnya, yang mengingatkan bahwa pertempuran yang mengancam akan terjadi di Kota Slovyansk, yang sempat diduduki oleh separatis (pejuang proksi Rusia) pada tahun 2014.

“Semua orang tahu bahwa akan ada pertempuran besar di Slovyansk,” kata salah seorang tentara, yang tidak bersedia disebut namanya karena alasan keamanan.

Sekarang, delapan tahun setelah kota mereka terakhir diduduki, perang kembali terjadi. Slovyansk bisa menjadi target utama berikutnya dalam upaya Moskow untuk merebut wilayah Donbas, jantung industri Ukraina yang sebagian besar penduduknya berbahasa Rusia.

Menteri Pertahanan Rusia mengatakan pasukan Rusia dan milisi separatis pada Minggu (3/7) berhasil merebut kota Lysychansk dan sekarang menguasai semua wilayah provinsi Luhansk di Ukraina timur. Slovyansk, yang terletak 70 kilometer arah barat di provinsi Donetsk, diserang roket pada Minggu di mana serangan tersebut menewaskan sejumlah orang, kata Walikota Vadym Lyakh.

Prajurit lain yang diwawancarai oleh kantor berita Associated Press, seorang akuntan berusia 23 tahun yang bergabung ketika invasi dimulai, mengatakan pasukan Ukraina tidak memiliki senjata untuk melawan persenjataan superior tentara Rusia yang semakin mendekat.

“Kami tahu apa yang akan terjadi,” katanya dengan sedih.

Pemanfaatan Teknologi Pengenalan Wajah dalam Perang di Ukraina
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:03 0:00

Para prajurit tersebut masih remaja ketika kelompok separatis pro-Rusia merebut dan menguasai kota itu selama tiga bulan. Pendudukan singkat pada tahun 2014 meneror Slovyansk, di mana puluhan pejabat dan jurnalis disandera, dan sebagian di antaranya dibunuh.

Pertempuran sengit berkecamuk ketika tentara Ukraina mengepung kota itu dan merebutnya kembali.

Dalam delapan tahun sejak separatis mundur, katanya, kehidupan secara nyata meningkat lebih baik di Slovyansk. [lt/em]

Forum

XS
SM
MD
LG