Tautan-tautan Akses

Korut Kecam AS Karena Akhiri Panduan yang Batasi Jangkauan Rudal Korsel


Para penumpang memperhatikan layar TV yang menampilkan foto Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden AS dalam siaran berita di Stasiun Kereta Suseo di Seoul, Korea Selatan, 26 Maret 2021.
Para penumpang memperhatikan layar TV yang menampilkan foto Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un dan Presiden AS dalam siaran berita di Stasiun Kereta Suseo di Seoul, Korea Selatan, 26 Maret 2021.

Media pemerintah Korea Utara pada Senin (31/5) mengkritik diakhirinya pakta antara AS dan Korea Selatan baru-baru ini. Pakta tersebut berisi panduan yang membatasi pengembangan rudal balistik Korea Selatan. Korut menyebut perkembangan baru itu sebagai tanda "standar ganda memalukan" yang dilakukan AS.

Kantor berita Reuters melaporkan Presiden Korsel Moon Jae-in mengumumkan penghapusan panduan rudal yang membatasi pengembangan rudal balistik maksimal sejauh 800 kilometer setelah KTT pertamanya dengan Presiden AS Joe Biden awal bulan ini.

Kantor berita resmi Korea Utara, KCNA, mengutip sebuah artikel tulisan Kim Myong Chol, yang disebutnya sebagai "kritikus urusan internasional," yang menuduh AS memberlakukan standar ganda ketika melarang Pyongyang mengembangkan rudal balistik.

AS "sesungguhnya terlibat dalam konfrontasi, meski mengatakan akan berdialog," kata Kim. "Pemutusan pakta itu adalah pengingat yang jelas akan sikap kebijakan AS yang bermusuhan terhadap DPRK dan standar ganda yang memalukan."

Kim juga mengkritik Moon karena menyambut baik pemutusan panduan itu, menyebutnya "menjijikkan, tidak patut." [vm/pp]

XS
SM
MD
LG