Tautan-tautan Akses

Korut Belum Tanggapi AS Mengenai Pertemuan Trump-Kim


Seorang perempuan berjalan melewati layar televisi yang menayangkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, kiri, dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kanan, di Tokyo, 9 Maret 2018.
Seorang perempuan berjalan melewati layar televisi yang menayangkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, kiri, dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, kanan, di Tokyo, 9 Maret 2018.

Pemerintah Amerika Serikat, Senin (12/3), mengatakan belum mendapat balasan dari Korea Utara beberapa hari setelah Presiden Donald Trump mengatakan setuju untuk bertemu langsung dengan pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un.

Menteri Luar Negeri Rex Tillerson, yang sedang melakukan kunjungan ke Nigeria, mengatakan bahwa ASberharap "mendengar sesuatu" dari Korea Utara. Tapi ia tampaknya tidak peduli dengan tidak adanya tanggapan publik mengenai kesediaan Trump memenuhi undangan Kim untuk bertemu langsung dan membahas kemungkinan denuklirisasi Semenanjung Korea dan isu-isu lainnya.

"Seperti Anda tahu, ini adalah perkembangan yang sangat baru," kata Tillerson. "Akan ada beberapa langkah yang perlu disepakati mengenai lokasi, cakupan diskusi itu. Ini baru tahap awal, jadi saya memahami adanya semua pertanyaan tersebut, orang-orang penasaran mendapat jawaban. Saya sarankan untuk tetap sabar, dan kita akan lihat apa yang terjadi."

Ia menolak untuk menyebutkan di mana pertemuan mungkin akan diselenggarakan dengan mengatakan, "Saya kira sangat penting bahwa pembicaraan semacam itu diadakan kedua pihak secara diam-diam."

Dalam kesempatan terpisah, anggota Kongres AS menekankan perlunya persiapan dan konsultasi mendalam yang melibatkan pejabat AS dan Korea Utara menjelang pertemuan Trump-Kim.

"Banyak pekerjaan perlu dilakukan, dan kita harus tahu perkiraan hasil akhir pertemuan itu sebelum kedua pemimpin bertemu," kata Senator Partai Republik, Roy Blunt, kepada VOA. [my/ds]

XS
SM
MD
LG