Tautan-tautan Akses

Korsel: Korut Tembakkan Proyektil, 3 Hari Pasca Latihan Artileri


Suasana latihan menembak sub-unit artileri Korea Utara, 14 Maret 2013. (Foto: dok). Korsel melaporkan Korut menembakkan proyektil, Kamis, 28 November 2019.

Korea Utara, Kamis (28/11), menembakan sebuah proyektil, yang sejauh ini belum diketahui jenisnya, tiga hari setelah negara itu melangsungkan latihan artileri dekat perbatasan lautnya dengan Korea Selatan. Laporan itu disampaikan Kantor Ketua Gabungan Kepala-kepala Staf Militer Korea Selatan.

Pada masa lalu, laporan Seoul mengenai peluncuran yang dilakukan Pyongyang belakangan diketahui ternyata merupakan uji peluncuran misil, senjata artileri atau senjata lainnya. Akhir bulan lalu, Korea Utara melangsungkan apa yang disebut uji coba penembakan peluncur roket ganda berukuran ekstra besar, satu hari setelah militer Korea Selatan mengatakan bahwa Korea Utara menembakkan dua proyektil ke perairan timur-nya.

Senin lalu, Korea Utara mengatakan, pemimpin mereka, Kim Jong-un, mengunjungi sebuah pulau yang terletak paling dekat dengan perbatasan laut dengan Korea Selatan. Di sana, ia memerintahkan pasukan artileri untuk berlatih di lokasi di mana angkatan laut kedua Korea pernah terlibat bentrokan. Korea Selatan segera mengajukan protes atas latihan itu, dan menyebut Korea Utara melanggar kesepakatan tahun lalu yang ditujukan untuk meredakan sikap bermusuhan militer.

Peluncuran terbaru yang dilakukan Korea Utara berlangsung di tengah-tengah kebuntuan diplomasi pimpinan AS, untuk mengakhiri krisis nuklir Korea Utara.

Dalam beberapa pekan terakhir, Korea Utara meningkatkan tekanan terhadap AS untuk memenuhi tenggat waktu akhir tahun untuk menawarkan prakarsa baru untuk menyelamatkan diplomasi nuklir. Sejumlah pakar mengatakan,Korea Utara kemungkinan akan kembali melanjutkan uji misil dan nuklir jarak jauhnya jika AS tidak memenuhi tenggat waktu itu. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG