Tautan-tautan Akses

Korban Tewas Akibat Bangunan Ambruk di Pakistan Naik Jadi 22


Personel keamanan menutup lokasi setelah runtuhnya bangunan perumahan berlantai lima di Karachi, 9 Juni 2020. (Foto: Asif HASSAN / AFP)

Tim SAR, Rabu (10/6), menemukan sembilan lagi jasad manusia dari bawah reruntuhan bangunan yang ambruk sebelumnya pekan ini di kota pelabuhan Karachi, Pakistan Selatan. Sejumlah pejabat setempat mengatakan, temuan itu meningkatkan jumlah korban tewas yang resmi dilaporkan menjadi 22.

Tidak jelas berapa jumlah orang yang berada dalam bangunan itu ketika ambruk, Minggu (7/6). Banyak pihak mengkhawatirkan, akan lebih banyak jasad ditemukan di bawah reruntuhannya.

Bangunan yang ambruk itu merupakan gedung bertingkat tinggi yang terdiri dari 40 unit apartemen. Sebagian penghuninya diperkirakan telah memenuhi perintah evakuasi setelah gedung itu dinyatakan tidak aman, Maret lalu, menyusul munculnya laporan-laporan mengenai keretakan pada dinding dan langit-langitnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim SAR masih melakukan usaha pencarian dengan bantuan mesin-mesin berat, kata polisi dan Yayasan Edhi, yang mengoperasikan layanan ambulans terbesar di Pakistan.

Altaf Hussain, seorang pejabat kepolisian, mengungkapkan, gedung apartemen itu ambruk sewaktu sejumlah penghuninya datang dan berusaha mengambil barang-barang milik mereka yang masih tertinggal.

Gedung ambruk merupakan peristiwa yang biasa terjadi di Pakistan karena banyak gedung dibangun dengan bahan-bahan murahan dan dengan mengabaikan standar-standar keamanan demi menghemat biaya.

Maret lalu, juga di Karachi, sebuah bangunan bertingkat tinggi yang sedang direnovasi ambruk, menewaskan sedikitnya 11 orang, termasuk perempuan dan anak. [ab/uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG