Tautan-tautan Akses

Kenya Airways Kembali Terbang ke Kongo setelah Stafnya Dibebaskan


Pesawat milik maskapai Kenya Airways terlihat berada di Bandara Insternasional Jomo Kenyatta di Nairobi, Kenya, pada 1 Agustus 2020. (Foto: Reuters/Njeri Mwangi)
Pesawat milik maskapai Kenya Airways terlihat berada di Bandara Insternasional Jomo Kenyatta di Nairobi, Kenya, pada 1 Agustus 2020. (Foto: Reuters/Njeri Mwangi)

Kenya Airways akan kembali melanjutkan penerbangan ke Kinshasa, Kongo. Maskapai tersebut mengatakan pada Senin (6/5) bahwa otoritas militer di Republik Demokratik Kongo telah membebaskan dua karyawannya yang ditahan pada bulan lalu.

Maskapai itu mengatakan penangkapan stafnya adalah tindakan yang “melanggar hukum.” Itu sebabnya mereka pada 29 April lalu mengumumkan akan menangguhkan penerbangan ke ibu kota Kongo tersebut.

“Kenya Airways mengonfirmasi bahwa otoritas militer telah membebaskan dua karyawan kami tanpa syarat yang sebelumnya ditahan sejak 19 April 2024,” kata maskapai penerbangan Kenya dalam pernyataan. “Dengan dukungan darat yang diperlukan, kami dengan bangga mengumumkan bahwa Kenya Airways akan melanjutkan penerbangan ke Kinshasa pada 8 Mei 2024.”

Sebelumnya, pemerintah Kenya mengumumkan pembebasan salah seorang staf tersebut.

Kedua staf itu, yang bekerja di kantor maskapai tersebut di Kinshasa, ditangkap pada 19 April oleh unit intelijen militer Kongo, menurut Kenya Airways.

Penahanan tersebut terkait dengan “hilangnya dokumentasi bea cukai pada kargo berharga.”

Namun CEO dari maskapai tersebut, Allan Kilavuka, mengatakan bahwa pihak maskapainya tidak menerima kargo yang dimaksud, karena dokumen penyertanya tidak lengkap.

Kedua pegawai tersebut ditahan tanpa komunikasi di fasilitas militer hingga 23 April, ketika pejabat kedutaan dan tim Kenya Airways diizinkan mengunjungi mereka.

Pemerintah Kongo belum mengomentari tuduhan itu. [ka/jm]

Forum

Recommended

XS
SM
MD
LG