Tautan-tautan Akses

Kematian Akibat Virus Corona Lampaui 350 Ribu di Seluruh Dunia


Ruang khusus penanganan pasien corona di sebuah rumah sakit di Iran. (Foto: dok).
Ruang khusus penanganan pasien corona di sebuah rumah sakit di Iran. (Foto: dok).

Jumlah korban meninggal di seluruh dunia akibat pandemi Covid-19 telah melampaui 350 ribu orang, sewaktu Korea Selatan, Rabu (27/5) mengumumkan jumlah tertinggi kasus barunya dalam 49 hari.

Pihak berwenang sedang berfokus pada pemeriksaan terhadap pegawai perusahaan e-commerce raksasa Coupang, setelah puluhan kasus terkait dengan lokasi perusahaan itu di luar kota Seoul.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan menyatakan semua kecuali empat dari 40 kasus barunya berada di kawasan Seoul. Negara itu adalah hotspot pada awal wabah virus corona, tetapi sekarang ini hampir tidak masuk jajaran 50 teratas dalam hal kasus yang telah terkonfirmasi, demikian data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di Baltimore, Maryland.

“Kami akan melakukan upaya terbaik untuk melacak kontak dan menerapkan langkah-langkah pencegahan, tetapi upaya-upaya semacam itu ada batasnya,’ kata ketua pusat pengendalian tersebut, Jeong Eun-kyeong. “Ada kebutuhan untuk memaksimalkan social distancing di daerah-daerah di mana virus beredar, untuk memaksa orang menghindari fasilitas-fasilitas umum dan tempat-tempat padat lainnya,” lanjut Jeong.

Brazil muncul sebagai sumber keprihatinan besar, setelah AS, dalam hal jumlah kasus. Pada hari Selasa (27/5), Brazil melaporkan kematian terbanyak dalam satu hari, 1.039, pada hari kelima berturut-turut negara itu masuk daftar suram itu.

India mencatat rekor 6.000 kasus baru pada hari Rabu (27/5), membuat seluruh kasusnya melampaui 150 ribu orang.

Meksiko juga melaporkan peningkatan kasus yang merisaukan dalam wabah virus corona yang dihadapinya, dengan rekor 501 kematian dan 3.455 kasus baru yang terkonfirmasi.

Seperti banyak negara lain di seluruh dunia, Meksiko sedang mempertimbangkan apakah akan melanjutkan perintah tinggal di rumah dan social distancing atau memulai kembali aktivitas ekonomi.

Presiden Andrés Manuel López Obrador mengatakan kepada para wartawan bahwa para penasihatnya sedang membahas kemungkinan langkah-langkah pembukaan dan mungkin mengumumkan sedini pekan ini rencana bagi anak-anak kembali ke sekolah. Ia mengatakan berencana untuk mengunjungi negara-negara bagian dan mengadakan pembicaraan dengan para pejabat setempat mengenai pelonggaran restriksi.

Di AS, para gubernur terus melonggarkan perintah lockdown, termasuk di Nevada. Gubernur Nevada Steve Sisolak mengumumkan kasino-kasino di Las Vegas dapat dibuka kembali pada 4 Juni setelah industri penting bagi negara bagian itu ditutup selama 10 pekan.

“Kami menyambut para pengunjung dari berbagai penjuru negeri untuk datang ke sini, untuk bersenang-senang, tidak berbeda daripada sebelumnya, tetapi kami akan berhati-hati,” kata Sisolak.

Selandia Baru melaporkan tonggak baru dalam pemulihan setelah wabah virus corona, hari Rabu (27/5), dengan menyatakan tidak ada lagi pasien Covid-19 di rumah sakit di negara itu. Para pejabat kesehatan menyatakan hanya ada 21 kasus aktif di Selandia Baru, yang memberlakukan aturan lockdown yang ketat selama lima pekan sebelum perlahan-lahan melonggarkannya pada akhir April.

Selandia Baru dan Australia sedang menyusun rencana untuk mengubah larangan perjalanan mereka, yang akan memungkinkan pergerakan orang di antara kedua negara itu. PM Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan rancangan mengenai hal itu akan siap awal bulan depan.

Sementara itu di Spanyol, masa berkabung 10 hari dimulai hari Rabu (27/5) untuk menghormati lebih dari 27 ribu orang di negara itu yang meninggal karena Covid-19. [uh/ab]

XS
SM
MD
LG