Tautan-tautan Akses

Kelompok Pramuka di AS Diancam Dibawa ke Jalur Hukum karena Menggalang Dana untuk Anak-anak di Gaza

Tumpukan gelang yang hampir selesai dibuat untuk menggalang dana bagi anak-anak Palestina terlihat di sebuah meja di Masjid Dar Al Jalal di Hazelwood, Missouri, pada 2 Maret 2024. (Foto: Vanessa Abbitt/St. Louis Post-Dispatch via AP)
Tumpukan gelang yang hampir selesai dibuat untuk menggalang dana bagi anak-anak Palestina terlihat di sebuah meja di Masjid Dar Al Jalal di Hazelwood, Missouri, pada 2 Maret 2024. (Foto: Vanessa Abbitt/St. Louis Post-Dispatch via AP)

Cabang kelompok pramuka bagi anak-anak perempuan di Missouri yang membuat gelang untuk mengumpulkan dana bagi anak-anak di Gaza dan diperintahkan untuk menghentikan produksinya, dan diancam dengan tindakan hukum oleh para pemimpin pramuka regional.

Pihak Girl Scouts of the USA sebelumnya mengatakan cabangnya di Missouri bagian timur hanya mengikuti aturan penggalangan dana, namun mereka "kecewa dan sedih dengan nada" komunikasi yang terjalin dengan gugus pramuka di St. Louis.

Pernyataan tersebut memicu kemarahan dan cemoohan dari para pendukung pramuka perempuan itu dan pembela warga Palestina yang terjebak di wilayah kantong akibat krisis kemanusiaan terbaru.

"Kami merasa kami menjadi target, diremehkan secara sewenang-wenang dan tidak didengar," kata Nawal Abuhamdeh, generasi pertama dari Muslim keturunan Palestina-Amerika dan juga pemimpin kelompok 149 di St. Louis, yang mana telah dibubarkan dari gugus pramuka wilayah tersebut.

Sementara itu, penjualan gelang telah mengumpulkan lebih dari $10,000.

Mereka menggalang dana untuk Palestine Children's Relief Fund, Dana Bantuan untuk Anak-anak Palestina, sebuah badan amal yang berbasis di AS yang secara historis membantu anak-anak yang membutuhkan untuk melakukan perjalanan ke AS untuk mendapatkan perawatan medis. Sejak perang terakhir di Gaza dimulai, fokusnya beralih pada penyediaan makanan, obat-obatan, pakaian dan bantuan kemanusiaan.

Girl Scouts of Eastern Missouri sebelumnya mengirimkan email kepada kelompok 149 pada bulan lalu, mengancam mereka akan membawa kasus tersebut ke jalur hukum jika kelompok itu terus menjual gelang untuk penggalangan dana itu, menurut Dewan Hubungan Islam-Amerika cabang Missouri. [my/rs]

This item is part of

Forum

XS
SM
MD
LG