Tautan-tautan Akses

Kekhawatiran tentang China, Korea Utara Bayangi Pertemuan Menlu ASEAN


Menteri Luar Negeri AS Tillerson Rex

Pertemuan sepuluh menteri luar negeri ASEAN dengan Menteri Luar Negeri Amerika Rex Tillerson pekan ini terjadi pada saat menegangnya keadaan di semenanjung Korea dan kecemasan melihat meningkatnya pengaruh China di Asia Tenggara.

Pertemuan itu resminya untuk mempersiapkan KTT regional November nanti yang akan dihadiri Presiden Trump. Pejabat-pejabat Amerika mengatakan, para menteri luar negeri yang meminta diadakan pertemuan sebagai bagian dari usaha regional untuk melibatkan diri dengan pemerintahan baru Presiden Trump. Sebelumnya Tillerson mengatakan, para menteri diperkirakan ingin membicarakan isu perdagangan, klaim territorial di Laut Cina Selatan, perdagangan manusia, kejahatan dan isu-isu lain.

Pertemuan di Washington diadakan menyusul lawatan wakil presiden Amerika Mike Pence belum lama ini ke Asia Pasifik termasuk Indonesia. Dalam lawatan itu Pence mengatakan "Amerika sedang mengambil langkah untuk memperkuat kemitraan dengan ASEAN dan memperteguh persahabatan" guna memperkuat hubungan ekonomi dan kerjasama keamanan dalam memerangi terorisme dan sengketa wilayah di Laut Cina Selatan.

Beberapa pengamat mengemukakan kepada VOA, ASEAN sudah meminta diadakan pembicaraan dengan Amerika sejak pemerintahan Trump tegak Januari lalu.

Menurut komentar di media, semboyan pemerintahan Trump “Amerika Pertama” disertai mundurnya Amerika dari TPP (Trans Pacific Partnership) membikin bingung para pemimpin ASEAN.

Perdagangan kawasan ASEAN dengan Amerika dewasa ini bernilai 225 miliar dolar setahun. Adanya gerakan ke arah proteksionisme sebagaimana diungkapkan beberapa ekonom PBB pekan ini telah menimbulkan kekhawatiran akan dampaknya yang lebih luas terhadap pertumbunan ekonomi ASEAN.

Bubarnya TPP membuka pintu yang lebih lebar bagi China, sekarang mitra utama ASEAN dalam perdagangan, memperluas pengaruhnya lewat Kemitraan Ekonomi Komprehensif Ragional (RCEP). Selain negara-negara ASEAN, kelompok ini mencakup Australia, India, Jepang, Korea Selatan dan Selandia Baru. [al]

XS
SM
MD
LG