Tautan-tautan Akses

Kapal Tenggelam di Lepas Pantai Bangladesh, Sedikitnya 15 Warga Rohingya Tewas


Petugas penyelamat membawa mayat korban kecelakaan kapal terbalik di Teknaf, 11 Februari 2020. Sedikitnya 15 pengungsi Rohingya dilaporkan tewas akibat kapal terbalik di lepas pantai Bangladesh (11/2).
Petugas penyelamat membawa mayat korban kecelakaan kapal terbalik di Teknaf, 11 Februari 2020. Sedikitnya 15 pengungsi Rohingya dilaporkan tewas akibat kapal terbalik di lepas pantai Bangladesh (11/2).

Sedikitnya 15 orang tewas setelah sebuah kapal yang mengangkut Muslim Rohingya terbalik dan tenggelam di lepas pantai Bangladesh, Selasa (11/2).

Komandan pos penjaga pantai Bangladesh, Sohel Rana di Pulau St. Martin mengemukakan kapal kayu itu sedang berlayar ke Malaysia ketika menabrak terumbu karang di perairan dangkal. Kapal itu dipenuhi para pengungsi dari beberapa kamp yang berada di sekitar Cox's Bazar.

Sejumlah nelayan memberitahu penjaga pantai yang mendapati kapal itu sedang tenggelam dan sejumlah pengungsi yang selamat berenang dan berteriak minta tolong. Para penyelam Angkatan Laut Bangladesh ikut dengan penjaga pantai dalam operasi penyelamatan. Menjelang malam, tim bantuan itu berhasil menyelamatkan 73 orang dan menemukan 15 mayat. Di antara korban yang tewas terdapat wanita dan anak-anak.

Seorang juru bicara penjaga pantai, Hamidul Islam, menyatakan "peluang menemukan korban selamat sangat kecil." Namun ia menambahkan, "kami terus melanjutkan upaya pencarian dan penyelamatan."

Jamila Bibi dari Kamp Pengungsi Kutupalong adalah salah satu yang selamat. Jamila menyatakan suaminya berada di Malaysia. "Saya seharusnya menemui dia. Tapi sekarang saya tidak bisa sampai kesana," Jamila menambahkan lebih lanjut. [mg/ii]

Recommended

XS
SM
MD
LG