Tautan-tautan Akses

Kanada Usulkan Undang-Undang untuk Legalisasi Marijuana


FOTO ARSIP: Tanaman marijuana untuk dijual diperagakan dalam pasar petani medis marijuana di California Heritage Market di Los Angeles, California, AS tanggal 11 Juli 2014 (foto: REUTERS/David McNew/Foto Arsip)

Kepemilikan 30 gram marijuana di muka umum akan diizinkan dalam usulan undang-undang baru yang akan membuat Kanada sebagai negara maju terbesar yang mengakhiri larangan marijuana untuk tujuan rekreasi di seluruh negeri.

Pemerintah PM Kanada, Justin Trudeau, hari kamis mengusulkan undang-undang yang mengizinkan kepemilikan 30 gram marijuana di muka umum – sebuah tindakan yang akan membuat Kanada sebagai negara maju terbesar untuk mengakhiri larangan marijuana untuk tujuan rekreasi di seluruh negeri.

Trudeau sudah lama menjajikan untuk melegalisasi penggunaan dan penjualan marijuana untuk tujuan rekreasi. Para pemilih AS di negara bagian California, Massachusetts, Maine, dan Nevada memberikan persetujuannya lewat pemilihan suara untuk penggunaan marijuana untuk tujuan rekreasi, bergabung bersama Colorado, Washington, Oregon, dan Alaska.

Negara Uruguay, adalah satu-satunya negeri di Amerika Selatan yang melegalisasi penggunaan marijuana untuk tujuan rekreasi.

Usulan undang-undang memungkinkan penanaman hingga empat batang marijuana di rumah. Mereka yang berusia di bawah 18 tahun dengan kepemilikan marijuana dalam jumlah kecil tidak akan menghadapi tuntuntan kriminal.

Para pejabat mengatakan warga Kanada akan diizinkan untuk menggunakan marijuana secara legal pada tanggal 1 Juli 2018. Pemerintah federal menentukan batas usia 18 tahun, namun mengizinkan setiap provinsi di Kanada untuk menentukan batas usianya sendiri. Provinsi-provinsi tersebut juga akan memutuskan cara pendistribusian dan penjualan marijuana. Undang-undang itu juga akan mendefinisikan jumlah THC yang dalam aliran darah, sebagaimana dideteksi dalam tes air liur di tepi jalan, yang dianggap ilegal. Pajak-pajak menyangkut penjualan marijuana akan diumumkan kemudian.

Pemerintah Kanada secara seksama mengikuti nasihat dari gugus tugas marijuana yang dikepalai oleh mantai Menteri Kesehatan dari Faksi Liberal, Anne McLellan. Laporan dari panel tersebut mencatat pakar kesehatan masyarakat cenderung menentukan batas penggunaan minimum 21 tahun karena otak masih berkembang hingga usia 25 tahun, namun mengatakan menentukan usia minimum yang terlalu tinggi akan membuat pasar ilegal tetap ada.

Penggunaan ganja dikalangan kaum muda Kanada lebih tinggi dibandingkan rekan-rekan sejawatnya di seluruh dunia.

“Apabila tujuan anda adalah untuk melindungi kesehatan masyarakat dan keselamatan dan mencegah anak di bawah umur untuk menggunakan marijuana, dan menghentikan aliran laba kejahatan terorganisir, maka undang-undang yang ada hari ini adalah kegagalan yang parah,” ujar Menteri Keselamatan Publik, Ralph Goodale dalam konferensi pers. Kepolisian menghabiskan dana antara $2-$3 milyar setiap tahun untuk penanggulangan penggunaan ganja, namun demikian remaja Kanada termasuk pengguna tertinggi di dunia barat … Kita harus bekerja lebih keras lagi.”

Goodale menyatakan mereka telah berhubungan erat dengan pemerintah AS terkait usulan undang-undang dan mencatat bahwa mengekspor dan mengimpor marijuana akan tetap dianggap sebagai tindakan ilegal.

“Sistem yang kami bangun di Kanada akan melindungi anak-anak kita dengan lebih baik dan menghentikan aliran dana ilegal ke organisasi-organisasi kejahatan teroganisir. Sistem kami malah akan lebih baik,” ujar Goodale.

Mantan Kepala Polisi Toronto, Bill Blair, yang merupakan sekretaris menteri kehakiman di parlemen, menyatakan para pejabat belajar dari pengalaman jurisdiksi lain seperti negara bagian Colorado dan Washington.

Sementara pemerintah bergerak untuk melegalisasi marijuana, gerai eceran yang menjual marijuana untuk keperluan rekreasi telah dibuat. Trudeau menekankan undang-undang yang ada saat ini harus dihargai. Polisi di Toronto, Vancouver, dan kota-kota lainnya awal bulan ini dan melakukan penangkapan.

Berita bahwa Kanada segera akan mengumumkan undang-undang tersebut mendapat perhatian dari Snoop Dogg bulan lalu, yang mentweet “Oh Canada!” Penyanyi rakyat Kanada, Pat Robitaille merilis lagu yang berjudul “Weed Song” yang bersamaan dengan pengumuman yang dikeluarkan pemerintah. [ww]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG