Tautan-tautan Akses

Kampanye Pemilihan Presiden Amerika


Presiden AS, Barack Obama, menuruni tangga pesawat kepresidenan Air Force One, saat tiba di Bandara Internasional Miami, (2/11). (foto: AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)
Presiden AS, Barack Obama, menuruni tangga pesawat kepresidenan Air Force One, saat tiba di Bandara Internasional Miami, (2/11). (foto: AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)

Kemenangan Donald Trump dalam pemilihan presiden pekan depan akan menimbulkan risiko bagi AS.

Obama berkampanye bagi calon Partai Demokrat Hillary Clinton hari Rabu di Chapel Hill, negara bagian North Carolina, medan pertarungan besar yang mesti dimenangkan jika ingin merebut Gedung Putih.

Presiden Obama mengatakan, ia berpendapat Amerika menghadapi risiko jika Donald Trump menang dalam pemilihan presiden pekan depan.

Obama mengingatkan para pemilih di North Carolina, jangan merasa puas dan berpendapat suara perorangan tidak ada gunanya. Ia terutama menghimbau warga kulit hitam yang menurutnya tidak begitu bergairah karena ia tidak menjadi calon tahun ini.

Angket pendapat terbaru di North Carolina menunjukkan Trump unggul tipis dari Clinton.

Trump mengatakan dalam kampanye di Pensacola, Florida hari Rabu bahwa Obama harus berhenti berkampanye untuk Clinton dan kembali ke Gedung Putih, menciptakan lapangan kerja dan menjaga perbatasan Amerika.

Trump mengatakan, kepresidenan Clinton akan menimbulkan ‘krisis konstitusional yang belum pernah terjadi dan berkepanjangan’. Menurutnya, cara Clinton menangani email ketika menjabat menteri luar negeri akan menempatkannya di bawah penyelidikan. [ps/al]

XS
SM
MD
LG