Tautan-tautan Akses

Kampanye di Kampung Halaman, Jokowi: Pertahankan 'Kandang Banteng'


Capres 01 Joko Widodo di antara ribuan pendukungnya saat kampanye terbuka di Solo, Selasa (9/4). (Foto: VOA/Yudha)

Capres nomor urut 01 sekaligus petahana, Joko Widodo, menggelar kampanye pamungkas atau terakhir di kampung halamannya di Jawa tengah. Jokowi menegaskan kampung halamannya di Jawa tengah menjadi benteng bagi kandang “banteng” atau basis PDI-P, suara pendukungnya di Pilpres 2019 mendatang.

Stadion Sriwedari Solo, Selasa sore (9/4) menjadi lokasi terakhir kampanye terbuka capres 01 sekaligus petahana, Joko Widodo, menjelang masa tenang pemilu 2019 pekan depan. Massa pendukung berjejal di dalam stadion dan meluber hingga ke luar kompleks stadion tersebut.

Massa diperkirakan lebih dari 50 ribu orang dari berbagai daerah di Jawa tengah maupun propinsi sekitarnya antara lain Jawa timur dan Yogyakarta. Dalam orasinya, Jokowi menegaskan Jawa Tengah sebagai basis suara PDI-Perjuangan. Menurut Jokowi, perolehan suara pendukungnya pada pemilu 2019 ini ditargetkan lebih besar dibanding peroelhan pada pilpres tahun 2014 lalu.

“Perlu saya ingatkan, pilpres 2014 lalu di Jawa tengah, kita meraup suara 66 persen, tapi melihat antusiasme pendukung saya sore ini, saya yakin Jawa Tengah di pilpres 2019 besok paling tidak atau minimal perolehan suara kita sama di 2014 lalu, atau lebih besar lagi? 70? 80 persen? Atau bisa bahkan lebih dari 90 persen? Bisa? Bisaaaa. Mana angkat jari telunjuknya? Wah banyak banget, jangan-jangan bisa dapat suara gede banget nanti di -pilpres 2019. Jawa Tengah menentukan kemenangan di Pemilu 2019 nanti, daerah suara terbanyak..Di Solo tahun 2014 lalu pilpres kantong suara 84 persen, ini kampung halaman saya loh. Saya berasal dari sini dan merintis karir di pemerintahan mulai dari sini. Awas, jangan sampai saya dapat suara di pilpres sama seperti tahun 2014 lalu, harus target lebih besar dari itu. Setuju?," tanya Jokowi yang dijawab pendukungnya, "Setujuuuu!”

Kampanye terbuka itu juga dihadiri para petinggi PDI-Perjuangan dan partai koalisi pendukung capres nomor urut 01 itu, termasuk Ketua Umum PDI-Perjuangan Megawati Soekarno Putri, Ketua Tim Kampanye Nasional capres 01, Erick Thohir, Puan Maharani, dan putri mantan presiden Gus Dur, Yenni Wahid.

Capres 01 Joko Widodo bersama Megawati Soekarnoputri menyapa pendukungnya dalam kampanye di Solo, Selasa (9/4). (Foto: VOA/Yudha)
Capres 01 Joko Widodo bersama Megawati Soekarnoputri menyapa pendukungnya dalam kampanye di Solo, Selasa (9/4). (Foto: VOA/Yudha)

Puan Maharani dalam kesempatan tersebut mengajak para kader dan simpatisan partai politiknya untuk aktif menggunakan hak pilih di Pemilu 2019.

“Ini dari mana saja? Selain dari Jawa Tengah? Ponorogo Jawa Timur, Magetan, oh ada dari Yogyakarta juga. Bagus. tinggal 8 hari lho Pemilu 2019, tanggal 17 April 2019 besok jangan lupa gunakan hak pilih dan coblos pasangan capres nomor urut 01, siapa? Pak Jokowi. Jawa tengah jangan lengah,” pesan Puan.

Massa menghadiri kampanye terbuka yang menghadirkan Capres 01 Joko Widodo di Solo, Selasa (9/4). (Foto: VOA/Yudha)
Massa menghadiri kampanye terbuka yang menghadirkan Capres 01 Joko Widodo di Solo, Selasa (9/4). (Foto: VOA/Yudha)

Dalam kampanye terbuka tersebut capres Joko Widodo kembali memamerkan 3 kartu baru yang akan diwujudkan dalam pemerintahan berikutnya jika terpilih kembali yaitu Kartu Indonesia Pintar (KIP) kuliah, Kartu Pra Kerja dan Kartu Sembako Murah. Jokowi juga mengingatkan masyarakat untuk tidak maasuk dalam golput atau golongan yang enggan menggunakan hak pilihnya di Pemilu 2019 mendatang.

Sementara itu, Solo di lokasi yang sama, hari Rabu (10/4) juga akan digelar kampanye terbuka capres nomor urut 02 yang rencananya dihadiri capres nomor urut 02, Prabowo Subianto. Solo menjadi lokasi laga pamungkas bagi masing-masing capres. (ys/ab)

Kampanye di Kampung Halaman, Jokowi: Pertahankan 'Kandang Banteng'
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:04:45 0:00

XS
SM
MD
LG