Tautan-tautan Akses

Kafe di Wina Tarik Bayaran untuk Isi Ulang Baterai Ponsel


Seorang pramusaji menghidangkan minuman di sebuah kafe di Wina, Austria. (Foto: Ilustrasi)

Pramusaji penggerutu sudah tidak aneh di Wina, tapi sebuah kafe di kota itu membuat kehebohan karena memberlakukan peraturan yang sepertinya baru terjadi di Austria: menarik bayaran dari pengunjung yang mengisi ulang baterai ponsel mereka.

Lelah dengan turis-turis yang memakai listrik mereka selama berjam-jam, pemilik kafe Galina Pokorny telah menetapkan bayaran 1 euro (Rp 14.166) bagi mereka yang mengisi ulang baterainya terlalu lama.

"Turis selalu minta listrik, listrik, listrik. Maaf, tapi siapa yang akan membayar saya untuk itu?" ujar Pokorny, pemilik Terrassencafe im Hundertwasserhaus - yang ada di sebuah gedung apartemen warna-warni yang dirancang seniman dan arsitek Friedensreich Hundertwasser.

Para pelanggan yang mengisi ulang baterai 15 menit setelah membeli kopi tidak akan ditarik bayaran, ujarnya. Namun satu jam adalah batas waktu gratis.

"Saya berbisnis kafe, bukan warung internet," ujarnya, menambahkan bahwa ia tahu tidak ada kafe lain yang menarik bayaran serupa.

"Ini semakin bertambah ekstrem. Orang datang dan mengira semuanya bisa diakses dan gratis... Anda bahkan tidak membuka mata pada pagi hari dengan gratis."

Pokorny menetapkan harga tahun lalu, katanya, tapi baru menarik perhatian Rabu (15/2) setelah tabloid Oesterreich melaporkan "tagihan aneh" dari salah satu wartawan mereka yang memperlihatkan bayaran 1 euro untuk "listrik".

Tagihan itu juga berlaku untuk laptop dan tablet, dan bagi mereka yang menggunakan lebih dari satu stop kontak, harganya dikalikan jumlah stop kontak. Setidaknya akses internet nirkabel masih gratis di kafe itu. [hd]

XS
SM
MD
LG