Tautan-tautan Akses

Jutaan Orang Dapat Dideportasi Di Bawah Aturan Baru


ARSIP - Foto yang dirilis hari Selasa, 7 Februari 2017 oleh Kantor Imigrasi dan Bea Cukai AS menunjukkan warga negara asing yang ditangkap pekan ini selama operasi penegakan hukum dengan sasaran buronan imigrasi, mereka yang kembali memasuki AS secara ilegal, dan orang asing yang jadi buronan di Los Angeles (foto: Charles Reed/Kantor Imigrasi dan Beacukai AS via AP)

Peraturan imigrasi baru yang diumumkan oleh pemerintahan Presiden Trump hari Selasa memungkinkan jutaan imigran gelap jadi sasaran pendeportasian, termasuk keterlibatan dalam pelanggaran lalu-lintas.

Jutaan orang yang tinggal di Amerika secara gelap bisa menjadi sasaran pendeportasian, termasuk orang-orang yang ditangkap karena melakukan pelanggaran peraturan lalu lintas, menurut peraturan imigrasi baru yang diumumkan pemerintahan Presiden Trump hari Selasa.

Peraturan baru itu menggantikan petunjuk pelaksanaan sebelumnya yang hanya menarget imigran gelap yang telah dijatuhi hukuman karena melakukan kejahatan serius, dianggap mengancam keamanan nasional, atau pendatang gelap baru.

Menurut petunjuk peraturan yang baru itu, setiap imigran gelap yang pernah dikenai tuduhan apapun, atau dicurigai telah melakukan kejahatan, kini bisa segera di deportasi, menurut dokumen yang ditandatangani oleh Menteri Keamanan Dalam Negeri John Kelly.

Perintah tentang imigrasi yang dikeluarkan Presiden Trump sebelum ini, yang melarang masuknya semua pengungsi dan orang-orang dari tujuh negara Islam, telah mendapat kecaman luas, dan sebuah pengadilan banding federal mengeluarkan perintah penghentian sementara peraturan Presiden Trump itu. [ii/ps]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG