Tautan-tautan Akses

Jerman Tangkap 2 Tersangka Ekstremis Islam dari Suriah


Polisi Jerman tengah mengamankan kawasan Dortmund, Jerman, 12 April 2017 (Foto: dok)

Pihak berwenang Jerman menangkap dua orang Suriah yang dicurigai berjuang untuk kelompok-kelompok ekstremis di tanah air mereka, termasuk satu orang yang diduga mengelola sebuah bendungan strategis penting di Suriah timur bagi ISIS, kata para pejabat hari Selasa (9/5).

Jaksa federal mengatakan bahwa Abdulmalk A.(30 tahun) dan Mousa H. A. (23 tahun), masing-masing ditangkap hari Selasa di Berlin dan di negara bagian Saxony-Anhalt, berdasarkan perintah pengadilan yang dikeluarkan minggu lalu. Nama keluarga mereka hanya diberikan dalam bentuk singkatan sesuai dengan hukum privasi Jerman.

Kedua orang tersebut dituduh bergabung dengan Front al-Nusra pada tahun 2012 untuk berperang melawan pemerintah Suriah, dan Abdulmalk A. menjadi komandan sebuah unit di Suriah timur.

Jaksa mengatakan bahwa Abdulmalk A. juga diduga melakukan kejahatan perang. Dia dituduh menangkap seorang penembak jitu dari rezim Suriah pada musim semi 2013 di dekat kota Tabqa, memaksanya untuk menggali kuburnya sendiri. Abulmalk kemudian menggorok penembak jitu itu.

Abdulmalk A., yang berasal dari Deir el-Zour, dituduh bergabung dengan kelompok ISIS pada pertengahan 2013 dan berperan mengendalikan wilayah Efrat di dekat kota Tabqa, kata jaksa.

Pihak berwenang Jerman telah menangkap puluhan orang yang dicurigai terlibat dalam perang di Suriah yang memasuki Jerman di antara gelombang pengungsi yang tiba di negara tersebut dalam dua tahun terakhir. [lt]

XS
SM
MD
LG