Tautan-tautan Akses

Jepang akan Mulai Lagi Perburuan Paus Komersial

Paus Minke yang ditangkap nelayan Jepang di Kushiro, bagian utara Pulau Hokkaido, Jepang, September 2013. Jepang akan memulai lagi perburuan komersial paus pada hari ini, 1 Juli 2019, setelah meninggalkan Komisi International Penangkapan Paus (IWC)
Paus Minke yang ditangkap nelayan Jepang di Kushiro, bagian utara Pulau Hokkaido, Jepang, September 2013. Jepang akan memulai lagi perburuan komersial paus pada hari ini, 1 Juli 2019, setelah meninggalkan Komisi International Penangkapan Paus (IWC)

Lima kapal penangkap paus Jepang, Senin (1/7), dijadwalkan memulai perburuan paus komersial pertama dalam lebih dari 30 tahun.

Jepang menghentikan perburuan komersial pada 1988 setelah Komisi Internasional Penangkapan Paus (IWC) menerapkan moratorium atau penghentian sementara terhadap pembunuhan mamalia raksasa itu. Tetapi terlepas dari larangan global tersebut, Jepang terus memburu paus untuk apa yang diklaimnya sebagai penelitian ilmiah. Pengecam telah lama membantah klaim itu, menyebutnya sebagai perburuan paus komersial terselubung.

Pada musim perburuan 2017-2018, pelaut Jepang membunuh 333 paus minke di perairan Antartika, lebih dari 120 dari mereka sedang hamil.

Desember lalu, Jepang mengumumkan akan keluar dari IWC pada 30 Juni.

Kembalinya Jepang ke perburuan paus komersial menuai kemarahan internasional. Tetapi sebagian pakar berpendapat langkah Jepang mungkin adalah berkah yang tersembunyi bagi sebagian paus, karena itu berarti bahwa Jepang akan berhenti berburu paus di Samudra di bagian Selatan, Atlantik dan lokasi sensitif lain.

Jepang belum mengungkap berapa banyak paus yang boleh dibunuh oleh para nelayannya. [ka/ii]

This item is part of
XS
SM
MD
LG