Jaksa di Kota Baltimore, AS, pada hari Selasa (11/10) mencabut dakwaan mereka terhadap seorang pria yang selama dua dekade terakhir ditahan di penjara karena dituduh terlibat dalam pembunuhan mantan pacarnya – sebuah kasus yang menarik perhatian seluruh dunia berkat serial podcast berbahasa Inggris berjudul “Serial.”
Kantor kejaksaan umum mengatakan, kantor kejaksaan negeri telah mencabut dakwaan pembunuhan terhadap Adnan Syed, 41 tahun, yang sebelumnya dijatuhi hukuman penjara seumur hidup sejak tahun 2000, setelah pembunuhan Hae Min Lee pada tahun 1999.
“Kami dapat memastikan bahwa dakwaan itu dicabut,” kata Tammy Jarnagin dari kantor kejaksaan umum kepada AFP melalui email.
Hakim Pengadilan Sirkuit Kore Baltimor Melissa Phinn membatalkan vonis Syed bulan lalu atas permintaan jaksa Kota Baltimore, Marilyn Mosby.
Mosby, dalam langkah yang mengejutkan, meminta pengadilan mencabut vonis terhadap Syed sementara penyelidikan lebih jauh dilakukan.
“Kejaksaan Negeri telah kehilangan kepercayaan pada integritas putusannya,” kata asisten jaksa negara bagian Bekcy Feldman kepada hakim.
Kejaksaan Kota Baltimore diberi waktu 30 hari untuk mengajukan tuduhan baru terhadap Syed atau justru membatalkan kasus itu.
Jasad Lee ditemukan terkubur pada Februari 1999 di sebuah kuburan yang dangkal di hutan Baltimore, Maryland. Gadis berusia 18 tahun itu telah dicekik.
Syed dengan teguh mengaku tidak bersalah, namun beberapa permohonan banding yang diajukannya selalu ditolak, termasuk oleh Mahkamah Agung AS pada tahun 2019.
Kasus Syed menarik perhatian dunia ketika kasus itu diangkat oleh “Serial” pada tahun 2014. Serial sendiri merupakan podcast mingguan yang menuturkan penelusuran seorang wartawan terhadap putusan kasus itu dan meragukan keterlibatan Syed dalam kasus tersebut.
Kasusnya juga diangkat oleh HBO ke dalam bentuk film dokumenter empat episode dengan judul “Kasus Adnan Syed.” (rd/jm)
Forum