Tautan-tautan Akses

AS

Ivanka Trump Tetapkan Dasar-dasar Peran Kebijakan di Washington

  • Associated Press

Ivanka Trump, putri Presiden AS terpilih Donald Trump, meninggalkan Trump Tower, di New York (6/1). (AP/Andrew Harnik)

Tidak jelas apakah Trump akan beroperasi secara independen atau ia akan bergabung di Gedung Putih.

Ia mungkin tidak bekerja di Gedung Putih, tapi bukan berarti Ivanka Trump akan menjauh dari politik.

Meskipun ia mengatakan ia tidak akan memiliki peran resmi dalam pemerintahan ayahnya, Ivanka Trump diam-diam telah meletakkan dasar-dasar yang mungkin akan menjadikannya sebagai advokat kebijakan paling berpengaruh di Washington.

Ivanka, yang telah menekankan bahwa ia ingin mendorong kebijakan-kebijakan yang bermanfaat untuk perempuan dan anak perempuan, minggu lalu meminta nasihat dari sekelompok eksekutif perempuan dan bintang media di kota New York. Dan para anggota tim transisi telah menghubungi staf Kongres mengenai kebijakan-kebijakan perawatan anak, wilayah yang ia minta kepada ayahnya, Presiden terpilih Donald Trump, untuk diprioritaskan.

Dalam tulisan di Facebook yang merinci langkah-langkahnya selanjutnya, Ivanka Trump berterima kasih pada orang-orang yang telah menghubunginya mengenai isu-isu tersebut dan menambahkan bahwa ia sedang menentukan "cara yang paling berdampak dan sesuai bagi saya untuk melayani negara kita."

Tidak jelas apakah Trump akan beroperasi secara independen atau ia akan bergabung di Gedung Putih. Tapi beroperasi dari luar mungkin akan membawanya ke wilayah yang belum terpetakan, karena baru sedikit contoh dari anggota keluarga presiden yang tidak memiliki kantor di Gedung Putih untuk mengadvokasi kebijakan-kebijakannya. Model yang paling dekat adalah ibu negara, yang memiliki kantor di Sayap Kiri Gedung Putih.

Untuk saat ini, pengusaha perempuan itu hanya mengatakan bahwa ia mundur dari peran-peran eksekutif di Trump Organization dan bisnis gaya hidupnya dan memindahkan keluarganya ke Washington agar suaminya, Jared Kushner, dapat bekerja sebagai penasihat senior. Ia juga menekankan bahwa ia ingin fokus pada penempatan tiga anaknya yang masih kecil-kecil di rumah baru.

Ivanka Trump beserta putrinya Arabella dan ayahnya, Presiden terpilih Donald Trump, di sebuah TPS di New York, pada hari pemilihan umum.
Ivanka Trump beserta putrinya Arabella dan ayahnya, Presiden terpilih Donald Trump, di sebuah TPS di New York, pada hari pemilihan umum.

Namun Ivanka Trump juga berpikir lebih jauh dari itu.

Hari Kamis (19/1), ia menghadiri makan malam dengan para eksekutif perempuan di rumah temannya, Wendi Deng, bekas istri taipan media Rupert Murdoch. Makan malam itu diorganisir oleh Dina Powell, mitra Goldman Sachs yang bergabung dengan pemerintahan Trump sebagai asisten presiden dan konselor senior untuk inisiatif ekonomi. Powell telah memberi nasihat kepada Ivanka Trump dan diperkirakan akan terus bekerja erat dengannya.

Tamu-tamu lain termasuk pembawa acara "Morning Joe" di MSNBC Mika Brzezinski, model/aktivis Christy Turlington Burns, bekas sekretaris pers Gedung Putih Dana Perino, kepala Xerox Ursula Burns, CEO Deloitte Cathy Engelbert, pemimpin redaksi Glamour Cynthia Leive dan redaktur pelaksana majalah Time Nancy Gibbs. Tamu lain, Pattie Sellers, direktur eksekutif KTT Perempuan Paling Berkuasa yang diselenggarakan majalah Fortune, menulis di Fortune.com bahwa Ivanka Trump "menjelaskan bahwa ia ingin belajar dari upaya-upaya para pemimpin di bidang mereka."

Selain itu ada Sheila Marcelo, pendiri www.care.com, laman yang menghubungkan keluarga dengan perawat, kata tamu yang minta dirahasiakan identitasnya karena itu makan malam privat. Marcelo berbicara tentang tingginya biaya perawatan, baik untuk anak-anak maupun anggota keluarga dewasa.

​Tamu itu mengatakan bahwa grup itu juga tim transisi Trump yang menghubungi staf Komite DPR AS mengenai proposal-proposal perawatan anak-anak. Ditanya mengenai berita soal itu, Ivanka Trump mengatakan bahwa hal itu merupakan prioritas-prioritas untuk presiden terpilih, ujar tamu itu.

Seorang juru bicara Tim Transisi Trump menolak berkomentar soal acara itu.

Ivanka Trump juga telah menghubungi para anggota legislatif, termasuk dengan perempuan-perempuan berkulit hitam dari Partai Republik. Tapi tidak jelas bagaimana ia akan melobi Kongres secara langsung.

Belum banyak preseden sebelumnya dari anak presiden yang berusia dewasa untuk memiliki pengaruh seperti itu, menurut profesor ilmu hukum di University of Minnesota Richard Painter, yang bekerja sebagai konselor etika untuk Presiden George W. Bush.

Perbandingan terdekat mungkin pekerjaan kebijakan oleh ibu-ibu negara, seperti Michelle Obama dengan kampanye "Let's Move". Painter mengatakan bahwa ibu-ibu negara umumnya tidak tersangkut undang-undang konflik kepentingan, meskipun di masa lalu mereka mematuhinya secara sukarela seperti presiden-presiden sebelumnya.

Namun Painter mengatakan untuk menghindari konflik, Ivanka Trump seharusnya, seperti suaminya, mengikuti aturan etika federal. Misalnya, ia mengatakan, Ivanka seharusnya tidak memberikan nasihat pada ayahnya mengenai perdagangan internasional jika ia terus memiliki saham di bisnis pakaian miliknya. Ia mengatakan Ivanka tidak perlu terdaftar sebagai pelobi jika ia advokat kebijakan dan tidak dibayar.

Ivanka Trump telah mengatakan ia akan mengambil "cuti resmi" dari jabatan-jabatan eksekutifnya di Trump Organization dan bisnis gaya hidupnya -- yang menjual sepatu, baju dan pesan-pesan pemberdayaan perempuan. Perusahaannya akan dikelola oleh presiden perusahaan saat ini dan dewan perwalian.

Tim Trump telah mengatakan bahwa Ivanka Trump akan menjual beberapa asetnya dan akan menerima gaji tetap bukannya bagian keuntungan dari Trump Organization. Belum ada rincian mengenai pengaturan keuangan untuk bisnis gaya hidupnya. [hd]

XS
SM
MD
LG