Tautan-tautan Akses

Israel Tawarkan $20 juta untuk Korban Kapal Bantuan Turki


Dua orang pejalan kaki mengamati papan bergambar PM Turki Tayyip Erdogan (kanan) dan PM Israel Benyamin Netanyahu (kiri), di Ankara, 25 Maret 2013 (Foto: dok).
Dua orang pejalan kaki mengamati papan bergambar PM Turki Tayyip Erdogan (kanan) dan PM Israel Benyamin Netanyahu (kiri), di Ankara, 25 Maret 2013 (Foto: dok).

Israel menawarkan $20 juta kepada Turki sebagai ganti rugi bagi keluarga korban yang tewas dan cidera dalam serangan Israel yang gagal terhadap armada kapal bantuan untuk Gaza pada tahun 2010.

Laporan sebuah surat kabar Israel mengatakan Israel telah menawarkan $ 20 juta kepada Turki sebagai ganti rugi bagi keluarga korban yang tewas dan cidera dalam serangan Israel yang gagal terhadap armada kapal bantuan untuk Gaza pada tahun 2010.

Dengan mengutip diplomat Barat yang diberi penjelasan tentang negosiasi itu, Haaretz melaporkan Senin (3/2) bahwa Turki belum menanggapi tawaran Israel tersebut.

Hubungan Israel dengan Turki memburuk setelah pasukan komando menyerbu Mavi Marmara, yang sedang berlayar menuju Gaza dengan pasokan bantuan. Israel mengatakan Turki melanggar blokade dan bahwa pasukan Israel melepaskan tembakan untuk membela diri. Ankara menuntut permintaan maaf resmi dan kompensasi bagi keluarga sembilan orang yang tewas dan beberapa lainnya yang cedera.

Negosiasi dimulai awal tahun lalu setelah Israel menyampaikan permintaan maaf secara resmi kepada Turki.

Haaretz mengatakan pembicaraan terhenti selama beberapa bulan, tetapi dihidupkan kembali pada bulan Desember ketika tim perunding Israel pergi ke lstanbul dan Turki menurunkan tuntutannya untuk kompensasi. Menurut surat kabar itu, Turki menuntut $ 30 juta, dua kali lipat dari jumlah yang semula siap dibayar Israel.

Harian itu mengatakan dalam minggu-minggu setelah pembicaraan, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu memutuskan untuk menaikkan tawaran menjadi $ 20 juta dan memberi izin tim negosiasi untuk menaikkan sampai $ 3 juta lebih tinggi, " jika perlu, untuk mengamankan kesepakatan."

Laporan Haaretz mengatakan uang tidak akan dibayarkan langsung kepada yang cedera atau keluarga korban yang tewas, tapi akan "disimpan dalam dana kemanusiaan dan didistribusikan kepada para korban sesuai dengan kriteria yang ditetapkan."
XS
SM
MD
LG