Tautan-tautan Akses

Iran Tembakkan Misil Balistik dalam Latihan, Tingkatkan Ketegangan dengan AS


Kapal Garda Revolusi Iran menembakkan rudal saat latihan militer di Selat Hormuz, dalam foto yang dirilis Selasa, 28 Juli 2020. (Sepahnews via AP)

Pasukan paramiliter Garda Revolusi Iran menembakkan dua misil balistik dari bawah tanah sebagai bagian dari latihan mereka di Selat Hormuz, kata televisi pemerintah negara itu, Rabu (29/7).

Dari rekaman gambar yang ditayangkan televisi itu, dua misil terlihat melesat dari sebuah lokasi tertutup di sebuah gurun di wilayah tengah Iran.

Kepala Divisi Udara Garda Revolusi Jenderal Amir Ali Hajizadeh mengatakan kepada televisi tersebut, latihan penembakan misil itu berlangsung, Rabu. Ia juga mengungkapkan, ini kali pertama Garda Revolusi melakukannya, meskipun pasukan paramiliter itu memiliki banyak pangkalan bawah tanah yang menyembunyikan misil-misil balistiknya.

Garda Revolusi Iran menembakkan rudal selama latihan militer, dalam foto yang dirilis Selasa, 28 Juli 2020. (Foto: Sepahnews/AP)
Garda Revolusi Iran menembakkan rudal selama latihan militer, dalam foto yang dirilis Selasa, 28 Juli 2020. (Foto: Sepahnews/AP)

Secara terpisah, menurut Hajizadeh, Garda Revolusi juga melakukan latihan serangan dengan menggunakan pesawat nirawak (drone). Televisi pemerintah Iran mengatakan, target serangannya adalah lokasi yang digambarkan seolah-olah pusat komando sebuah kapal induk.

Televisi itu tidak menayangkan rekaman serangan pesawat nirawak tersebut, dan tidak mengidentifikasi misil balistik yang digunakan dalam latihan serangan lainnnya. Namun, menurut banyak pakar, latihan itu ditujukan untuk mengirim pesan kepada Amerika.

Sebuah kantor berita yang dekat dengan Garda Revolusi, malam sebelumnya, menampilkan sebuah foto hasil rekayasa yang menggambarkan kapal induk AS berada dalam sebuah peti mati dengan sejumlah simbol sasaran tembak. Foto itu disertai pernyataan Pemimpin Agung Ayatulah Ali Khamenei yang bersumpah akan melakukan pembalasan atas serangan pesawat nirawak AS yang menewaskan seorang jenderal Iran Januari lalu di Irak. [ab/uh]

Lihat komentar (1)

XS
SM
MD
LG