Tautan-tautan Akses

Iran Larang Penayangan Serial Televisi Mesir tentang Pemimpin Islam Bersejarah


Sejumlah kendaraan bergerak melintasi papan iklan yang menampilkan promo dari serial televisi asal Mesir "al-Hashashin" (Sang Pembunuh) yang terpasang di jalanan Heliopolis di Kairo, Mesir, pada 3 Maret 2024. (Foto AFP/Amir Makar)
Sejumlah kendaraan bergerak melintasi papan iklan yang menampilkan promo dari serial televisi asal Mesir "al-Hashashin" (Sang Pembunuh) yang terpasang di jalanan Heliopolis di Kairo, Mesir, pada 3 Maret 2024. (Foto AFP/Amir Makar)

Pihak berwenang Iran telah melarang serial televisi asal Mesir yang menggambarkan tokoh Persia abad pertengahan karena "distorsi" sejarah dan "pendekatan yang bias," demikian dilaporkan oleh media pemerintah pada hari Minggu (28/4).

"The Assassins," atau "El-Hashashin" dalam bahasa Arab, menceritakan kisah Hassan-i Sabbah, pendiri kontroversial sekte Muslim Syiah yang terkenal karena pembunuhan politik berdarah pada abad ke-11.

Serial, yang memiliki 30 episode tersebut bercerita tentang Sabbah dan kelompok pembunuhnya, yang beroperasi di pangkalan pegunungan di Iran utara dan barat. Serial itu pertama kali disiarkan selama bulan suci Ramadan yang baru saja berlalu.

Acara tersebut telah mendapatkan popularitas di Timur Tengah, namun kepala badan pengawas media audiovisual Teheran, Mehdi Seifi, mengatakan bahwa "penyiaran serial 'El-Hashashin'... tidak lagi disetujui di Iran."

"Narasinya tentang sejarah Islam mengandung banyak distorsi, dan tampaknya dibuat dengan pendekatan politik yang bias," kata Seifi seperti dikutip kantor berita resmi IRNA, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

IRNA mengatakan serial tersebut menunjukkan "gambaran palsu tentang masyarakat Iran” dan dengan mengutip para ahli yang berargumentasi menyatakan bahwa serial tersebut berupaya menghubungkan masyarakat Iran dengan "awal mula terorisme."

Kantor berita lainnya, ISNA, mengatakan serial tersebut merupakan "contoh sempurna" dari "modifikasi dan pemalsuan kebenaran."

Sabbah, tokoh yang terkenal jahat dan gaya kepemimpinannya pada abad pertengahan telah menginspirasi banyak karya fiksi selama bertahun-tahun.

Sisa-sisa kastil Alamut, tempat tinggal kelompok tersebut, kini menjadi tujuan wisata di Iran utara. [lt/ka]

Forum

XS
SM
MD
LG