Tautan-tautan Akses

Irak Minta Bantuan Internasional untuk Mengumpulkan Bukti Kejahatan ISIS


Masyarakat sipil yang terusir setelah pertempuran hebat antara pasukan keamanan Irak dan militan ISIS mengantri di luar tenda yan didirikan MSF atau Dokter Tanpa Tapal Batas di Makhmour, timur kota Mosul, Irak, 28 Maret 2016. (Foto:dok)
Masyarakat sipil yang terusir setelah pertempuran hebat antara pasukan keamanan Irak dan militan ISIS mengantri di luar tenda yan didirikan MSF atau Dokter Tanpa Tapal Batas di Makhmour, timur kota Mosul, Irak, 28 Maret 2016. (Foto:dok)

Irak meminta bantuan internasional untuk mengumpulkan dan mengamankan bukti-bukti kejahatan yang dilakukan negara Islam. Negara tersebut juga sedang bekerja sama dengan Inggris untuk membuat konsep resolusi Dewan Keamanan PBB untuk menjalankan penyelidikan.

Menteri Luar Negeri Ibrahim al-Jaafari telah mengirim surat kepada Sekretaris Jendral Perserikatan Bangsa-Bangsa Antonio Guterres meminta "keahlian internasional" dalam membantu membawa tuntutan pidana terhadap ISIS.

Al-Jaafari mengatakan bahwa Inggris bekerja dengan Irak dalam sebuah resolusi Dewan Keamanan untuk mulai menyelidiki para ekstremis.

Pengacara hak asasi manusia Amal Clooney, istri aktor George Clooney dan Nadia Murad, seorang perempuan dari komunitas Yazidi di Irak, yang menjadi korban perbudakan dan pemerkosaan oleh ISIS, telah mendorong pemerintah Irak untuk membuka penyelidikan.

"orang-orang Yazidi dan para korban ISIS lainnya menginginkan keadilan di pengadilan dan mereka layak mendapatkannya," kata Clooney hari Rabu. "Saya berharap surat pemerintah Irak akan menandai dimulainya hukuman atas genosida dan kejahatan lainnya yang dilakukan ISIS di Irak dan di seluruh dunia." [sp/ii]

XS
SM
MD
LG