Tautan-tautan Akses

Militer Irak: ISIS Hampir Kalah di Mosul


Dua tentara Irak di Mosul barat siap melakukan serangan terhadap militan ISIS, Selasa (16/5).

Militer Irak mengatakan telah mengepung jihadis Negara Islam atau ISIS di kota Mosul, Irak, dan kelompok ekstremis itu hanya menguasai sekitar 10 persen wilayah di bagian barat kota tersebut.

Brigadir Jenderal Yahya Rasool, juru bicara operasi gabungan di Irak, hari Selasa (16/5) mengatakan bahwa militan kini hanya menguasai sekitar 12 kilometer persegi tanah di Kota Tua setelah kampanye tujuh bulan yang didukung oleh Amerika untuk menyingkirkan teroris dari Mosul.

“Kami meyakinkan semua orang bahwa, dalam waktu yang sangat dekat, insya Allah, kami akan mengumumkan pembebasan dan pembersihan Mosul barat dan mengibarkan bendera Irak di Kota Tua," katanya.

Juru bicara militer Amerika John Dorrian mengatakan bahwa kelompok ISIS benar-benar dikepung di Mosul dan “di ambang kekalahan total.” Dorrian mengatakan serangan militer yang didukung Amerika telah merebut lebih dari 200 terowongan dan lebih dari 1.000 posisi tempur yang digunakan oleh kelompok ISIS.

Pertarungan di Mosul telah menelantarkan lebih dari 500.000 orang, dan diperkirakan 250.000 orang masih terjebak dan dilarang meninggalkan kota oleh militan ISIS.

Karena para jihadis ISIS terus kehilangan wilayah, mereka mulai menggunakan warga sipil sebagai perisai manusia, dan membunuh orang-orang yang mencoba melarikan diri dari kota itu. Mosul direbut oleh ISIS pada tahun 2014, bersamaan dengan wilayah-wilayah luas lainnya di Irak dan Suriah, ketika para jihadis ISIS mengklaim sebagai khilafah. Sejak itu, sebagian besar daerah telah direbut kembali oleh pasukan pemerintah. [lt]

XS
SM
MD
LG