Tautan-tautan Akses

Investor Minta Apple Tangani Masalah Kecanduan Ponsel Remaja


Seorang remaja dari General Yermolov Cadet School sedang menggunakan ponsel iPhone, di Kota Stavropol, Rusia, 13 April 2014. (Foto:Dok)

Dua pemegang saham Apple Inc, Jana Partners dan California State Teachers Retirement System, mendesak pembuat ponsel pintar itu untuk mengambil langkah-langkah menangani kecanduan menggunakan ponsel iPhone yang makin meningkat di kalangan remaja, Charles Penner dari Jana Partner mengatakan seperti dikutip Reuters, Senin (8/1).

Jana, aktivis pemegang saham utama, dan CalSTRS, salah satu pengelola dana pensiun terbesar di Amerika, menyampaikan surat kepada Apple pada Sabtu (6/1), meminta Apple untuk mengembangkan perangkat lunak yang bisa membantu orang tua membatasi penggunaa ponsel anak-anak mereka, Wall Street Journal melaporkan sebelumnya, Minggu (7/1).

Jana dan CalSTRS juga meminta Apple melakukan studi mengenai dampak penggunaan ponsel secara berlebihan terhadap kesehatan mental, menurut Koran tersebut.

CalSTRS dan Apple tidak menanggapi permintaan untuk memberikan komentar.

Jana dan CalSTRS bersama-sama memiliki 2 miliar dolar saham Apple, Journal melaporkan.

Hak-hak sosial menjadi perhatian baru bagi Jana, yang terkenal selalu mendorong perusahaan tempat dia berinvestasi, untuk membuat perubahan-perubahan sosial.

Namun kecanduan penggunaan ponsel di kalangan kaum muda menjadi masalah yang makin mengkhawatirkan di Amerika. Banyak orang tua melaporkan anak mereka tidak bisa lepas dari penggunaan ponsel. CalSTRS dan Jana khawatir reputasi dan harga saham Apple bisa anjlok, bila perusahaan tersebut tidak memperhatikan kekhawatiran tersebut, menurut laporan Journal.

Setengah dari jumlah total remaja di Amerika, merasa mereka kecanduan menggunakan ponsel mereka dan melaporkan bahwa mereka merasa ditekan untuk segera menjawab pesan singkat ponsel, menurut jajak pendapat 2016 terhadap sejumlah anak dan orang tuanya, yang diadakan oleh Common Sense Media.

Isu kecanduan ponsel mendapat sorotan setelah mantan bintang cilik Disney, Selena Gomez, yang berusia 24 tahun, mengatakan dia membatalkan tur dunia 2016 untuk menjalani terapi akibat depresi dan rasa rendah diri. Dia menghubungkannya dengan kecanduan menggunakan media sosial dan aplikasi pembagi foto, Instagram. [fw/au]

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG