Tautan-tautan Akses

Inggris Selidiki Kematian Bekas Mata-Mata Rusia di London


 Alexander Litvinenko, seorang mantan mata-mata Rusia yang meninggal dunia setelah meminum bahan radioaktif polonium-210 dalam tehnya di sebuah hotel di London pada 2006.
Alexander Litvinenko, seorang mantan mata-mata Rusia yang meninggal dunia setelah meminum bahan radioaktif polonium-210 dalam tehnya di sebuah hotel di London pada 2006.

Juru bicara Perdana Menteri David Cameron mengatakan “tidak ada kaitan sama sekali” antara penerbangan MH17 dan pengumuman Selasa.

Inggris akan melancarkan penyelidikan resmi mengenai kematian seorang bekas mata-mata Rusia Alexander Litvinenko tujuh tahun lalu, tetapi mereka mengatakan penyelidikan itu tidak berhubungan dengan keterlibatan Rusia yang dicurigai dalam penembakan pesawat Malaysia Airlines MH17 sampai jatuh di Ukraina pekan lalu.

Juru bicara Perdana Menteri David Cameron mengatakan “tidak ada kaitan sama sekali” antara penerbangan MH17 dan pengumuman Selasa.

Litvinenko adalah seorang mantan mata-mata Rusia yang meninggal dunia setelah meminum bahan radioaktif polonium-210 dalam tehnya di sebuah hotel di London pada 2006.

Inggris menyelidiki kematian Litvinenko pada waktu itu tanpa menentukan apakah negara Rusia itu sendiri mungkin bersalah atas pembunuhan itu.

Litvinenko beralih menentang pemerintahnya dan ketika mendekati ajalnya ia menuduh Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pembunuhannya.

XS
SM
MD
LG