Tautan-tautan Akses

Inggris Buru Pelaku di Balik Kebocoran Telegram Penilaian tentang Trump


Presiden AS Donald Trump bersama ibu negara Melania Trump setibanya di Pangkalan Udara Militer Andrews, Maryland., 7 Juli 2019. (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)
Presiden AS Donald Trump bersama ibu negara Melania Trump setibanya di Pangkalan Udara Militer Andrews, Maryland., 7 Juli 2019. (AP Photo/Manuel Balce Ceneta)

Pemerintah Inggris sedang memburu sumber kebocoran kawat diplomatik dari duta besar Inggris di Washington, yang mengecap pemerintahan Presiden Donald Trump “tidak berfungsi” dan “tidak kompeten.”

Para pejabat Inggris merasa malu dengan publikasi penilaian negatif dari Duta Besar Kim Darroch – tetapi lebih khawatir bahwa informasi rahasia yang sensitif itu telah dibocorkan, mungkin untuk tujuan politik.

Kebocoran itu mempermalukan Perdana Menteri Inggris Theresa May, yang beberapa kali berbeda pendapat dengan Trump.

Dubes Inggris Kim Darroch di National Economists Club, Kedutaan Inggris di Washington, D.C., 7 November 2017 (Foto: dok).
Dubes Inggris Kim Darroch di National Economists Club, Kedutaan Inggris di Washington, D.C., 7 November 2017 (Foto: dok).

Menteri Luar Negeri Inggris Jeremy Hunt mengatakan hari Senin (8/7) bahwa departemennya sedang mencari pelakunya. Dia mengatakan kemampuan berkomunikasi terus terang adalah “fundamental” untuk diplomasi.

Setelah laporan Darroch itu diterbitkan di surat kabar Mail hari Minggu, Trump mengatakan bahwa duta besar tidak mengabdi kepada Inggris dengan baik. “Saya bisa katakan itu kepada Anda. Kami bukan pengagum orang itu,” tambahnya. [lt/es]

Recommended

XS
SM
MD
LG