Tautan-tautan Akses

India Terbikan Panduan Pencegahan COVID-19 Baru Saat Omicron Mulai Terdeteksi di Beberapa Negara


Para siswa di Bengaluru, India, menggunakan masker sebagai langkah pencegahan penularan COVID-19 saat mereka menunggu bis sekolah yang akan datang menjemput pada 30 November 2021. (Foto: AP/Aijaz Rahi)

India telah mengumumkan berbagai langkah pencegahan guna memitigasi penyebaran virus COVID-19 di tengah munculnya varian baru dari virus tersebut yang diberi nama omicron. Varian baru itu sudah muncul di hampir 25 negara, termasuk Amerika Serikat.

Walaupun India sejauh ini belum melaporkan kasus varian baru tersebut, namun pihak pemerintah negera itu tidak akan mengurangi kesiagaannya terhadap COVID-19.

Kementerian Kesehatan India telah menerbitkan panduan baru yang akan berlaku mulai Rabu (1/12), untuk pelaku perjalanan internasional. Sebelum tiba di India mereka harus mengunggah sebuah catatan dari riwayat perjalanan mereka selama 14 hari terakhir ke sebuah portal online. Mereka juga harus mengunggah bukti tes RT-PCR negatif, yang dilakukan 72 jam sebelum melakukan perjalanan.

Penumpang yang datang dari negara yang digolongkan sebagai “berisiko” oleh kementerian tersebut, termasuk negara-negara Eropa, Afrika Selatan, Brasil, dan China, harus menjalani tes ulang COVID-19 dan menunggu hasilnya sebelum diperbolehkan meninggalkan bandara atau naik penerbangan lanjutan.

Penumpang yang hasil tesnya positif harus menjalani karantina selama tujuh hari dan diuji kembali pada hari ke delapan sejak kedatangannya.

Menyusul pemberlakukan panduan ini, enam penumpang, dari hampir 3.500 penumpang yang berasal dari 11 penerbangan internasional dari negara berisiko, terbukti positif mengidap COVID-19 setelah diperiksa ketika sampai di India, demikian menurut laporan Kementerian Kesehatan. [jm/lt]

Recommended

XS
SM
MD
LG