Tautan-tautan Akses

Imigran Ilegal India Merintis Jalur Baru Masuk ke AS Lewat Kanada


Para migran berlari menuju gerbang di dinding perbatasan setelah diizinkan masuk oleh Garda Nasional Texas, di El Paso, Texas, 20 Maret 2024. (Foto: Justin Hamel/Reuters)
Para migran berlari menuju gerbang di dinding perbatasan setelah diizinkan masuk oleh Garda Nasional Texas, di El Paso, Texas, 20 Maret 2024. (Foto: Justin Hamel/Reuters)

Dalam tahun-tahun terakhir ini, Amerika Serikat (AS) menyaksikan lonjakan jumlah migran ilegal dari India, kebanyakan menyelundup lewat Meksiko.

Namun, ketika tekanan diperbesar di perbatasan AS – Meksiko, banyak yang mencoba jalur alternatif dengan melintasi garis perbatasan dengan Kanada yang luas dan tidak dijaga dengan ketat.

Pada tahun fiskal2023, agen perbatasan AS telah mencegat 97 ribu migran India ilegal di seluruh AS, termasuk lebih dari 30 ribu di perbatasan utara, demikian data dari Dinas Cukai dan Patroli Perbatasan (Custom and Border Patrol/CBP).

Jika tertangkap, akan dilakukan penahanan dan pengusiran. Menurut data CBP, pada tahun fiskal 2019, lebih dari 16 ribu migran India dicegat di seluruh negara.

Antara Oktober 2023 dan Februari 2024, hampir 14 ribu warga India dicegat di perbatasan AS – Kanada.

Banjir migran India yang memecahkan rekor ini lewat Kanada telah membuat pejabat keamanan perbatasan kewalahan dan merisaukan komunitas-komunitas penduduk di negara bagian utara.

Data CBP menunjukkan ada 190 ribu pencegatan di perbatasan Kanada pada 2023, lebih dari enam kali jumlah pada 2021.

Seorang juru bicara Kedutaan Besar India di Washington DC mengatakan, “besarnya imigrasi ilegal dari India ke AS tidak jelas.”

“Kami terus berhubungan dengan penguasa AS termasuk lewat dialog seperti Dialog Konsuler India – AS dan Dialog Keamanan Dalam Negeri guna meningkatkan kerja sama dan memperkuat hubungan warga ke warga, serta memfasilitasi mobilitas legal dan migrasi serta memerika imigrasi ilegal dan perdagangan manusia,” kata juru bicara itu dalam sebuah pernyataan kepada VOA.

Akhir dari pandemi COVID 19 telah menyebabkan kenaikan migrasi global. Sementara orang melakukan migrasi untuk berbagai alasan, pakar mengatakan migran India ini tertarik pergi ke AS karena pemerintahan Biden dipersepsikan sebagai bersikap terbuka kepada pemohon suaka. [jm/ft]

Forum

XS
SM
MD
LG