Tautan-tautan Akses

Sistem Transportasi 'Hyperloop' akan Jadi Kenyataan di Masa Depan


Sistem baru transportasi berbasis tabung vakum "Hyperloop" (Foto: Courtesy Hyperloop One).

Teknisi di Hyperloop baru-baru ini mengambil langkah signifikan guna membuktikan sistem baru transportasi berbasis tabung vakum akan menjadi kenyataan pada masa depan. Bukan hanya di awang-awang.

Pencapaian itu memang tidak besar, tetapi Anda bisa melihat saat roda kereta luncur hyperloop mengapung dan lepas dari jalur rel, hal itu menurut penciptanya, merupakan pencapaian besar.

"Ini adalah momen besar kami. Kami membuat sejarah. Ini akan mampu mengantar orang dan kargo lebih cepat daripada sebelumnya dalam sejarah, dan secara fundamental akan mengubah cara dunia beroperasi. Transportasi yang lebih aman, lebih cepat, lebih bersih. Ini akan membuat dunia kembali menjadi satu desa besar," kata Shervin Pishevar dari Hyperloop One.

Alat itu akan melakukannya dan mampu mengangkut orang dengan kecepatan sampai 1.200 kilometer per jam. Sekarang ini jauh lebih rendah dari itu, tetapi para pengembang mengatakan ini adalah bukti bahwa konsep ini bisa berhasil.

Shervin menambahkan, "Hyperloop pertama berskala penuh di dunia berhasil. Kini kami memamerkannya kepada dunia. Kami punya banyak hal yang harus diumumkan, tetapi kami sudah menciptakan vakum penuh seolah-olah ada langit buatan di dalam tabung yang terbang pada ketinggian 200 ribu kaki. Sistem penggeraknya berhasil. Levitasi berhasil. Kami telah mewujudkan hyperloop menjadi kenyataan."

Ide itu menuai banyak kritik, tetapi setiap ujicoba yang berhasil bisa semakin mendekatkan dunia pada perubahan dalam cara kita berkendaraan.

Josh Giegel, pejabat lain dari Hyperloop One mengatakan, "Ada layanan levitasi dan panduan. Levitasi bersifat magnetis, demikian pula panduannya. Ada propulsi elektromagnetik, yang merupakan sistem propulsi tanpa kontak yang mendorong pod melintasi tabung. Lalu, ada tabung, yang menciptakan kondisi vakum dan memungkinkan pod melewati tabung dengan sangat sedikit resistansi."

Uji coba terbaru itu mencapai kecepatan tertinggi 113 kilometer per jam. Kecepatan pada ujicoba berikutnya akan dinaikkan sampai 400 kilometer per jam. [ka/jm]

XS
SM
MD
LG