Tautan-tautan Akses

AS

Hidangan Ukraina di Jantung North Dakota


Hidangan khas Ukraina, Borscht, yang disajikan dengan hiasan daun dill dan satu sendok smetana (krim asam). (Photo: Wikipedia)

Makanan khas Eropa Timur seperti borscht dan pierogi mendapat tempat di Amerika, terutama di kota-kota besar dengan ragam budaya. Tapi hidangan ini perlu waktu agak lama untuk bisa memasuki daerah terpencil seperti North Dakota. Keadaan itu berubah berkat para imigran keturunan Ukraina.

Sebuah kafe Ukraina kecil bernama "Four Corners" terletak di kota kecil Fairfield di negara bagian North Dakota. Lebih dari 100 tahun lalu, sekelompok imigran Ukraina menetap disini. Tempat makan itu adalah bagian dari warisan mereka.

Kakek buyut dari pemilik restoran Jesse Romanyshyn tiba di North Dakota pada akhir abad ke-19.

Jesse Romanyshyn dan restorannya, "Four Corners" menyajikan sajian khas Ukraina di North Dakota. (Photo: VOA/videograb)
Jesse Romanyshyn dan restorannya, "Four Corners" menyajikan sajian khas Ukraina di North Dakota. (Photo: VOA/videograb)

"Sewaktu kecil, saya sangat erat dengan budaya Ukraina, nenek saya menganjurkan saya menjadi seorang penari Ukraina, dan itu yang memulai semuanya -- ikut lokakarya Ukraina pada musim panas dan mempelajari berbagai kesenian... Dan nenek saya juga menanamkan rasa cinta pada makanan dan memasak," jelasnya.

Romanyshyn mempelajari bisnis hotel dan katering, pernah bekerja di bar, restoran cepat saji dan hotel di seluruh AS. Pada akhirnya, dia memilih kembali ke North Dakota dan membuka sebuah kafe sebagai bentuk penghormatan kepada tradisi kakek neneknya.

"Mereka ingin meneruskannya ke orang lain, dan langsung ingat saya... Itulah yang saya lakukan," lanjut Jesse Romanyshyn.

Pada 2013 Jesse meminta pinjaman bank dan membuka Kafe "Four Corners". Untuk mendekorasi restoran barunya, dia membawa pernak-pernik Ukraina dari rumah.

"Berhubung saya akan bekerja 80-90 jam seminggu di tempat ini, maka saya bawa semua dari rumah untuk membuat tempat ini menyenangkan bagi saya dan kemudian pelanggan-pelanggan menyukainya."

Makanan tradisional Ukraina, Varenyky, yang masih mentah (belum dimasak) (Foto: Wikipedia).
Makanan tradisional Ukraina, Varenyky, yang masih mentah (belum dimasak) (Foto: Wikipedia).

Enam tahun kemudian, kafe itu mengundang beragam pengunjung, termasuk pekerja perusahaan minyak, polisi dan turis.

Salah seorang diantaranya adalah Emelya Angelyuk. "North Dakota adalah sebuah tempat menarik dan mengundang beragam etnis. Ada banyak orang Jerman, Norwegia... Dan makanan Ukraina punya reputasi yang baik. Begitu mendengar makanan Ukraina, orang-orang pasti mau datang."

"Pierogi, vareniki, kolbasa, golubtsy… dan borscht!"

Wakil Sheriff Alan Mackle pertama kali datang ke Kafe Four Corners beberapa bulan lalu. Kini dia kembali setiap minggu untuk menikmati pierogi.

"Saya baru mencicipinya beberapa bulan lalu dan sekarang saya ketagihan!," komentarnya.

Bagi Romanyshyn, kafe itu lebih dari sekadar bisnis, tapi merupakan sebuah cara untuk membina hubungan dengan masyarakat. [vm/jm]

Lihat komentar (1)

Forum ini telah ditutup.
XS
SM
MD
LG