Tautan-tautan Akses

AS

Helikopter Kobe Bryant Naikkan Ketinggian untuk Hindari Lapisan Awan


Asap mengepul dari lokasi jatuhnya helikopter yang mengangkut bintang bola basket Amerika Kobe Bryant dan delapan penumpang lainnya di bukit di kota Calabasas, California, 26 Januari 2020. (Foto: dok).

Pilot helikopter yang jatuh dan menewaskan bintang bola basket Kobe Bryant menaikkan ketinggian helikopter itu untuk menghindari lapisan awan sesaat sebelum menghantam lereng perbukitan, sebut para penyelidik federal.

Jennifer Homendy dari Badan Keselamatan Transportasi Nasional (NTSB) Senin mengatakan, pilot itu menerima izin khusus untuk terbang di tengah lapisan kabut tebal, dan beberapa menit kemudian memberitahu petugas lalu lintas udara mengenai kenaikan itu.

Petugas tidak menerima jawaban lebih lanjut dari pilot itu.

Homendy mengatakan data radar mengindikasikan bahwa helikopter itu terus naik beberapa ratus meter sebelum belok ke kiri dan menurun, kemudian jatuh menghantam bukit di sebelah utara Los Angeles.

Pada keterangan pers hari Senin, ia menyebut puing-puing helikopter terserak di daerah yang luas.

“Sepotong bagian ekor berada di bukit, badan pesawat di sisi lain bukit dan rotor utama terletak sekitar 91 meter di luar itu,” katanya, seraya menambahkan bahwa semua hal diselidiki dalam investigasi tersebut, mulai dari pilot, helikopter dan lingkungan.

Peraturan federal tidak mengharuskan helikopter membawa perekam data penerbangan atau kotak hitam sebagaimana yang digunakan pada pesawat-pesawat komersial.

Bryant dan puterinya yang berusia 13 tahun, Gianna, termasuk di antara sembilan orang yang tewas dalam kecelakaan hari Minggu yang mengejutkan dunia olahraga dan membuat para fans serta sesama atlet tak mampu berkata-kata.

Pilot helikopter itu tewas besama dengan pelatih bisbol Orange Coast College John Altobelli. Helikopter itu sedang menuju ke lokasi turnamen baset remaja di mana Gianna Bryant dijadwalkan bermain.

Kobe Bryant yang berusia 41 tahun akan dikenang sebagai salah seorang pemain basket professional terhebat. Sepanjang 20 tahun kariernya bersama klub Los Angeles Lakers, ia mengantar klub itu meraih lima kali kemenangan dalam kejuaraan NBA dan pada tahun 2008 ia dinobatkan sebagai Most Valuable Player NBA.

NBA menunda pertandingan yang dijadwalkan hari Selasa antara Lakers dan Los Angeles Clippers.

“Keputusan ini dilakukan untuk menghormati organisasi Lakers, yang sangat berduka atas kematian tragis legenda Lakers Kobe Bryant, putrinya Gianna dan tujuh orang lainnya dalam kecelakaan helikopter hari Minggu,” sebut NBA.

Bintang Lakers lainnya, LeBron James, yang melampaui rekor Bryant dan menjadi pencetak skor ketiga terbanyak dalam sejarah NBA hari Sabtu, memasang fotonya bersama Bryant di Instagram Senin malam disertai tulisan bahwa ia “amat sedih dan hancur.” [uh/lt]

XS
SM
MD
LG