Tautan-tautan Akses

Rapimnas Partai Golkar yang semula diharapkan menghasilkan terobosan politik mengejutkan menjelang pilpres 2014, ternyata hasilnya stagnan.

Menurut Wakil Ketua Partai Golkar, Agung Laksono, tiga opsi yang diputuskan dalam rapimnas memang bukan sesuatu yang baru.

Sementara menurut juru bicara Partai Golkar, Tantowi Yahya, Partai Golkar yakin Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie bersedia memahami keinginan kader partai Golkar.
Rapimnas Partai Golkar berlangsung di Jakarta Minggu sejak pagi hingga petang. Usai 33 ketua DPD Partai Golkar dari seluruh wilayah di Indonesia menyampaikan pendapat, akhirnya Partai Golkar memutuskan tiga opsi dalam menghadapi pilpres 2014.

Tiga opsi tersebut adalah meningkatkan komunikasi politik dengan poros Jokowi, dengan poros Prabowo dan membentuk poros baru dengan Partai Demokrat. Namun demikian Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Agung Laksono mengakui tiga opsi tersebut bukan sesuatu yang baru.

Agung Laksono menambahkan Partai Golkar berharap Aburizal Bakrie masih mendapat kepercayaan sebagai cawapres oleh partai-partai lain. Namun ditegaskannya jika upaya tersebut juga gagal, Partai Golkar hanya akan mengajukan sejumlah nama untuk menjabat sebagai menteri kabinet dalam pemerintahan mendatang.

Pada kesempatan sama, juru bicara Partai Golkar, Tantowi Yahya juga mengakui opsi yang masih dimungkinkan terwujud adalah berkoalisi dengan PDIP atau dengan Partai Gerindra. Ia menambahkan, Partai Golkar yakin Aburizal Bakrie tetap mengatasnamakan kader Partai Golkar dalam setiap upaya yang ditempuhnya.

Usai rapimnas, Aburizal Bakrie mengunjungi Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri di kediamannya di Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, namun tidak ada keputusan politik dari pertemuan tersebut.

Opini Anda

Tunjukkan komentar

XS
SM
MD
LG