Tautan-tautan Akses

AS

Gubernur New York: Kondisi 'Terburuk Sudah Berakhir'


Gubernur negara bagian New York, Andrew Cuomo

Gubernur New York hari Senin (13/4) menyatakan "yang terburuk sudah berakhir" di negara bagiannya, meskipun kematian virus corona melampaui angka 10.000 di sana.

“Kita bisa mengendalikan penyebaran; senang mendengarnya, ”kata Gubernur Andrew Cuomo pada penjelasan singkat di ibukota negara bagian itu, Albany. "Yang terburuk sudah berakhir, dan kita harus terus melangkah ke depan dengan cerdas."

Tetapi dengan cepat ia memperingatkan, ini bukan berarti sudah waktunya untuk mengurangi pembatasan, termasuk menjaga jarak sosial dan memperingatkan agar jangan berperilaku "gegabah".

"Kita yang menjadi penentunya - jika kita melakukan pelonggaran terlalu cepat maka angkanya kasus akan kembali meningkat" demikian peringatan Cuomo.

Angka rawat inap di negara bagian itu dan jumlah pasien yang membutuhkan intubasi untuk menggunakan mesin pernapasan menurun, dan kasus baru COVID-19 melambat tetapi masih rata-rata sekitar 11.000 kasus baru dikonfirmasi setiap hari.

Negara bagian New York sejauh ini telah melaporkan 195.000 kasus virus corona yang dikonfirmasi - lebih banyak daripada Spanyol atau Italia. Angka sebenarnya mungkin jauh lebih tinggi, karena orang yang mengalami gejala ringan atau sedang yang tidak memerlukan rawat inap dianjurkan untuk tetap di rumah dan banyak yang tidak dites.

Korban tewas di negara bagian ini melewati ambang batas baru Senin, mencapai 10.056 - hampir separuh dari semua kematian akibat virus corona di A.S.

Terlepas dari berita yang beragam ini, Cuomo mengatakan sedang berdiskusi dengan gubernur lainnya tentang bagaimana membuka kembali ekonomi negara bagiana dan mulai mengizinkan para pekerja yang non esensial kembali bekerja dan siswa kembali ke sekolah. [my/jm]

XS
SM
MD
LG