Tautan-tautan Akses

Greenpeace: Perlu Ganti Rugi atas Tumpahan Minyak Kapal Jepang di Mauritius


Tumpahan minyak dari kapal Jepang MV Wakashio tampak di lepas pantai Mauritius, Jumat (7/8).
Tumpahan minyak dari kapal Jepang MV Wakashio tampak di lepas pantai Mauritius, Jumat (7/8).

Greenpeace, Minggu (9/8) menyatakan perlu ada "ganti rugi" bagi masyarakat yang terkena dampak tumpahan minyak besar dari kapal yang kandas di Mauritius.

"Orang-orang yang terlibat transaksi pengiriman minyak ini perlu memberikan kompensasi kepada masyarakat dan mengatasi kerusakan keanekaragaman hayati," kata manajer senior kampanye iklim dan energi Greenpeace Afrika, Happy Khambule kepada Associated Press.

"Transaksi apa pun antara perusahaan kapal kargo yang berlayar dari China menuju Brazil, terutama pelaku yang bertindak sebagai penjual dan pembeli juga harus dapat mempertanggungjawabkannya karena transaksi tersebut menimbulkan kerusakan ini,” kata Khambule lebih jauh.

Warga Mauritius hari Sabtu (8/8) menempatkan karung-karung berisi daun tebu sebagai penghalangdarurat untuk menghentikan tumpahan minyak bakar dari kapal itu agar tidak mencapai pantai.

Tumpahan tersebut membahayakan kehidupan satwa liar dan pemerintah Mauritius telah mengumumkan keadaan darurat lingkungan. [mg/ii]

Recommended

XS
SM
MD
LG