Tautan-tautan Akses

Ghani Umumkan Rencana Keamanan, Janjikan Perbaikan dalam 6 Bulan


Presiden Afghanistan Ashraf Ghani

Presiden Afghanistan Ashraf Ghani pada Senin (2/8) mengumumkan bahwa dia akhirnya punya rencana jelas untuk melawan ofensif Taliban di seluruh negara itu. Sebelumnya negara itu dikritik tajam karena dinilai tak memiliki strategi dalam tiga bulan belakangan.

Kelompok militan itu meraih kemajuan wilayah yang tak terduga, termasuk merebut beberapa penyeberangan perbatasan internasional penting, ketika pasukan asing mundur dari negara itu.

“Saya ingin menyampaikan bahwa rencana jelas telah disiapkan untuk mencapai stabilitas dalam enam bulan dan implementasinya telah dimulai," kata Ghani dalam pidatonya dalam sesi gabungan khusus di parlemen Afghanistan. Ini pertama kalinya dia berbicara kepada parlemen sejak pengumuman mundurnya pasukan asing.

Tanpa merincikannya, Ghani mengatakan militer akan bertanggung jawab membela sasaran-sasaran pertahanan strategis, sementara polisi, di bawah Kementerian Dalam Negeri, akan membela kota-kota dan pusat distrik strategis. Direktorat Keamanan Nasional (NDS), dinas intelijen Afghanistan, akan mengoordinasi milisi rakyat yang dijuluki pasukan pergolakan anti-Taliban.

"Realitanya adalah kita menghadapi situasi tak terduga dalam tiga bulan belakangan. ...Kita menghadapi arus propaganda domestik dan asing," kata Presiden Ghani. Ia menyerukan semua anggota parlemen untuk membantu memobilisasi penduduk untuk mendukung pasukan keamanan Afghanistan.

Dia mengatakan memburuknya keamanan di negara itu disebabkan oleh "keputusan tiba-tiba" oleh pasukan AS dan NATO untuk pergi. Tapi dia mengatakan kini terserah pada Afghanistan untuk mengelola situasi itu. [vm/jm]

Recommended

XS
SM
MD
LG