Tautan-tautan Akses

AS

Gedung Putih Rilis Memo Demokrat Tentang Penyelidikan Rusia


Legislator Adam Schiff dari Partai Demokrat dalam sebuah interview di Washington, 7 November 2017.

Gedung Putih telah merilis memo dari Partai Demokrat, yang membantah versi partai Republik tentang adanya dugaan penyalahgunaan kekuasaan pemantauan oleh Dinas Penyelidikan Federal atau FBI. Tapi ada dimana bagian-bagian tertentu dalam memo Partai Demokrat itu yang dihilangkan.

Memo itu dirilis Sabtu (24/2), tiga minggu setelah Partai Republik merilis versinya yang disusun oleh staf anggota DPR Devin Nunes. Perilisan itu menyusul perundingan antara FBI dan pemimpin Partai Demokrat dalam Komisi Intelijen DPR, Adam Schiff, tentang bagian mana dari informasi itu yang tidak boleh dirilis dengan alasan keamanan.

Memo partai Demokrat itu ditulis oleh Adam Schiff sebagai bantahan atas memo Nunes, yang menuduh FBI menyembunyikan informasi tentang hubungan partai Demokrat dengan laporan oposisi yang digunakan untuk mendapat surat kuasa kehakiman guna memantau kegiatan bekas penasehat kampanye Donald Trump, Carter Page.

Baca: Trump Janjikan 'Surat' untuk Memo Demokrat tentang Rusia

Schiff dan tokoh-tokoh Demokrat lainnya menuduh laporan versi Partai Republik itu menghilangkan dan memutar balik sejumlah fakta. Mereka juga menuduh Presiden Trump telah mengabaikan keprihatinan mereka dengan merilis informasi yang dianggap sensitif dalam memo partai Republik itu, dan pada waktu yang bersamaan menahan memo versi partai Demokrat dengan alasan politik dan bukannya alasan keamanan.

Direktur FBI Christopher Wray juga menyatakan keprihatinan atas memo partai Republik itu, yang katanya dengan sengaja tidak menyebutkan beberapa bagian informasi yang penting.

Memo partai Demokrat itu menyebut laporan oposisi yang digunakan untuk memantau kegiatan bekas pembantu kampanye Trump bukanlah satu-satunya alasan mengapa FBI menyelidiki hubungan Rusia dengan tim kampanye Trump. [ii]

XS
SM
MD
LG