Tautan-tautan Akses

AS

Gedung Putih Minta Tidak Ada Pertemuan Sosial Lebih dari 10 Orang di AS


Presiden Trump dalam konferensi pers terkait merebaknya virus corona di Gedung Putih, Washington, D.C., 16 Maret 2020.

Gedung Putih merekomendasikan semua orang di Amerika Serikat untuk menghindari pertemuan sosial lebih dari 10 orang selama sedikitnya 15 hari mendatang.

Berkomentar mengenai pedoman baru dari satgas penanganan virus corona di pemerintahannya, Presiden Donald Trump mengatakan rakyat Amerika harus bersekolah di rumah, menghindari perjalanan dan tidak mengunjungi bar serta restoran.

“Sementara kita memerangi virus, setiap kita memiliki peran penting untuk menghentikan penyebaran dan penularan virus,” kata Trump, yang memimpin keterangan pers selama hampir satu jam.

Ia membantah larangan keluar rumah nasional sedang dipertimbangkan.

Ketika ditanya berapa lama krisis virus ini akan berlangsung, Trump memperkirakannya hingga Juli atau Agustus atau mungkin lebih lama lagi.

Sebagian upaya terbaru untuk mencegah penyebaran virus itu mencakup perintah baru untuk berlindung di tempat pada hari Selasa (17/3) bagi sekitar 7 juta warga di kawasan San Francisco, serta penutupan bioskop, tempat-tempat olahraga dan restoran di Washington DC.

Penyelenggara pacuan kuda Kentucky Derby, Selasa (17/3) diperkirakan akan mengumumkan bahwa acara tersebut ditunda dari waktu penyelenggaraan yang biasanya berlangsung bulan Mei menjadi bulan September.

Kehidupan normal di AS segera terhenti dengan perintah penutupan bisnis di banyak negara bagian yang dimulai hari Senin. Harga saham di Wall Street juga merosot.

Terlepas dari langkah luar biasa yang diambil Bank Sentral sehari sebelumnya untuk meningkatkan kepercayaan investor, indeks Dow Jones Industrial hari Senin merosot 3.000 poin dan ditutup dengan penurunan 13 persen. Ini merupakan hari perdagangan terburuk sejak dimulainya krisis virus corona.

“Pasar akan sangat kuat begitu kita menngenyahkan virus,” jawab Trump ketika diberitahu mengenai angka-angka penutupan, pada waktu ia masih memberikan keterangan pers.

Bank Sentral Amerika hari Minggu melakukan pemangkasan darurat suku bunga acuan, membuatnya mendekati nol, di tengah-tengah keprihatinan mendalam bahwa pandemi virus corona akan memukul pendapatan perusahaan di berbagai penjuru dunia. Terlepas dari langkah itu, pasar Asia mengalami penurunan tajam pada perdagangan hari Senin, suatu pertanda apa yang akan terjadi berjam-jam kemudian di Wall Street.

Larry Kudlow. (Foto: dok).
Larry Kudlow. (Foto: dok).

Trump dan penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow, Senin (16/3) mengakui bahwa negara itu dapat mengarah ke resesi. “Tidak diragukan lagi, kita akan menghadapi tantangan. Saya tidak akan menyebutnya apa saja,” kata Kudlow menjawab pertanyaan VOA.

Kudlow menambahkan bahwa meskipun statistik kuartal pertama akan baik-baik saja, kuartal ke-dua mungkin merupakan kuartal yang sangat sulit.

Untuk membantu meringankan dampak terhadap ekonomi domestik, Kudlow mengungkapkan bahwa pemerintah sedang mempertimbangkan akan menawarkan pembiayaan 100 persen bagi perusahaan-perusahaan untuk memindahkan pabrik mereka dari China. [uh/ab]

Lihat komentar

XS
SM
MD
LG