Tautan-tautan Akses

Gedung Putih Kecam Serangan Rudal Pemberontak Yaman ke Arab Saudi


Seorang militan houthi berdiri di depan model misil terbuat dari kardus dalam acara memperingati 1.000 hari intervensi militer pimpinan Arab Saudi di konflik Yaman, di Sanaa, Yaman, 21 Dec, 2017.

Gedung Putih mengutuk "dengan keras" serangan rudal balistik minggu ini oleh pemberontak Houthi yang didukung Iran, yang tampaknya diarahkan ke istana Kerajaan Saudi di Riyadh.

Rudal yang menurut Amerika menargetkan kediaman resmi Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud, merupakan serangan terbaru dari serangkaian peluncuran rudal Houthi ke wilayah Saudi.

Juru bicara Gedung Putih, Sarah Sanders, mendesak PBB, Kamis (21/12), untuk meminta Iran bertanggung jawab atas "pelanggaran yang berulang-kali dan terang-terangan" terhadap resolusi Dewan Keamanan mengenai Yaman.

Gedung Putih dan pemimpin Saudi menuduh Iran mempersenjatai pemberontak Houthi di Yaman dengan rudal, melanggar resolusi Dewan Keamanan 2015, yang melarang Iran mengekspor beberapa jenis senjata kecuali mendapat persetujuan Dewan Keamanan.

Iran tidak membantah memberikan dukungan kepada Houthi tapi menyangkal mempersenjatai mereka.

Pekan lalu, Duta Besar Amerika untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Nikki Haley dalam jumpa pers menunjukkan puing-puing rudal yang menurutnya "tidak dapat disangkal "sebagai senjata yang digunakan pemberontak Houthi dan berasal dari Iran. [sp/ii]

XS
SM
MD
LG