Tautan-tautan Akses

Filipina Kembali Diguncang Gempa Kuat


Para petugas terus melanjutkan pencarian korban di antara reruntuhan gedung yang ambruk akibat digoncang gempa di kota Porac, provinsi Pampanga, utara Filipina, 22 April 2019.
Para petugas terus melanjutkan pencarian korban di antara reruntuhan gedung yang ambruk akibat digoncang gempa di kota Porac, provinsi Pampanga, utara Filipina, 22 April 2019.

Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) menyatakan gempa bumi kuat mengguncang bagian selatan Filipina, sehari setelah gempa berkekuatan 6,1 menghantam bagian utara negara itu dan menewaskan sedikitnya 11 orang.

Gempa berkekuatan 6,5 pada Selasa sore itu berpusat 13 kilometer sebelah timur Tutubigan di bagian tengah Filipina, pada kedalaman 70,2 kilometer. Belum ada laporan mengenai korban atau kerusakan.

Sebagian besar korban tewas akibat gempa hari Senin (23/4) ditemukan di bawah reruntuhan bangunan swalayan yang ambruk di kota Porac, sewaktu gempa itu mengguncang Luzon, pulau utama di Filipina. USGS menyatakan gempa tersebut berpusat sekitar 60 kilometer dari ibukota, Manila. Para saksi mata melaporkan melihat gedung-gedung pencakar langit di Manila bergoyang selama gempa.

Para petugas SAR berusaha keras menggali puing-puing untuk menemukan penyintas yang terperangkap di dalamnya. Sedikitnya dua puluh orang belum ditemukan.

Bandara Internasional Clark, bekas pangkalan militer Amerika yang kini menjadi bandara sekunder Manila, ditutup hari Senin setelah gempa merusak konter-konter check in dan langit-langit.

Filipina adalah bagian dari kawasan “Cincin Api” di Pasifik, gugusan gunung berapi dan patahan bumi yang juga meliputi Jepang yang rawan gempa, yang membentang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik. [uh]

Recommended

XS
SM
MD
LG