Tautan-tautan Akses

Fiji Sambut Turis Meski Ada Ancaman Omicron


Para tamu disambut dengan penampilan tradisional Fiji saat mereka tiba di bandara internasional Nadi, Fiji, 1 Desember 2021. (Bruce Rounds/Tourism Fiji via AP)
Para tamu disambut dengan penampilan tradisional Fiji saat mereka tiba di bandara internasional Nadi, Fiji, 1 Desember 2021. (Bruce Rounds/Tourism Fiji via AP)

Fiji menyambut kembali turis pertamanya dalam lebih dari 600 hari pada Rabu (1/12) setelah melanjutkan rencana pembukaan kembali meskipun ada ancaman yang ditimbulkan oleh varian omicron yang baru terdeteksi.

Ekonomi negara Pasifik yang terkenal dengan pantai pasir putihnya yang indah dan suasananya yang santai dan ramah, ini sangat tergantung pada pariwisata.

Ekonomi Fiji mengalami salah satu pukulan terbesar terkait pandemi di dunia tahun lalu, yakni turun 19 persen. Situasi ini sempat mendorong pemerintah untuk menawarkan alat tani dan uang tunai kepada para pengangguran untuk menjadi petani.

Para tamu disambut dengan tarian tradisional Fiji saat mereka tiba di bandara Internasional Nadi di Fiji, Rabu, 1 Desember 2021. (Tourism Fiji via AP)
Para tamu disambut dengan tarian tradisional Fiji saat mereka tiba di bandara Internasional Nadi di Fiji, Rabu, 1 Desember 2021. (Tourism Fiji via AP)

Turis pertama yang datang ke Fiji berasal dari Sydney. Lebih banyak penerbangan dari Australia dan AS dijadwalkan akan tiba dalam beberapa hari mendatang.

Penjabat CEO Bandara Fiji Isei Tudreu mengatakan situasi terkait kedatangan turis asing itu sangat emosional. "Saya sangat senang, kita telah melalui masa sulit," katanya.

Kepala Eksekutif Pariwisata Fiji Brent Hill mengatakan 75.000 wisatawan telah memesan perjalanan ke negara itu selama beberapa bulan ke depan dan pihaknya telah menggelar kampanye yang didukung oleh aktris Australia Rebel Wilson.

Para tamu tiba di bandara Internasional Nadi di Fiji, Rabu, 1 Desember 2021. (Tourism Fiji via AP)
Para tamu tiba di bandara Internasional Nadi di Fiji, Rabu, 1 Desember 2021. (Tourism Fiji via AP)

"Kami ingin orang-orang merasa benar-benar aman dan terlindungi, tetapi pada saat yang sama, kami ingin orang-orang dapat menikmati dan mungkin menjauh dari semua kegilaan yang ada di dunia, dan menikmati liburan Fiji yang menyenangkan," kata Hill.

Kasus COVID-19 di Fiji relatif rendah. Wabah itu menewaskan hampir 700 orang tetapi sekarang telah memudar menjadi sekitar lima infeksi baru setiap hari.

Sekitar 64 persen populasi Fiji telah divaksinasi lengkap dan 70 persen telah menerima setidaknya satu dosis, menurut penelitian Our World in Data. [ab/uh]

XS
SM
MD
LG