Tautan-tautan Akses

Pengamat Internasional Puji Referendum Kirgistan


Lebih dari 90 persen pemilih menyetujui konstitusi baru dalam referendum yang berlangsung tertib hari Minggu.

Para pengamat internasional memuji referendum Kirgistan, dimana warga dalam jumlah yang luar biasa besar memberi persetujuan bagi konstitusi baru yang memperbesar kekuasaan parlemen dan membuka jalan bagi pemilu nasional.

Pejabat-pejabat Pemilu Kirgistan mengatakan lebih dari 90 persen pemilih menyetujui konstitusi baru dalam referendum hari Minggu itu, yang hanya berlangsung beberapa minggu setelah bentrokan maut antara etnis Kirgis dan Uzbek di wilayah Selatan.

Organisasi Keamanan dan Kerjasama Eropa [OSCE] hari Senin mengatakan pemerintah sementara harus dipuji karena “melangsungkan proses referendum yang sebagian besar berlangsung damai”, mengingat apa yang disebutnya – situasi yang sangat sulit – dalam penyelenggaraan referendum itu.

Sejumlah tokoh oposisi menuduh pemerintah memalsukan hasil suara dan dalam melaporkan tingginya partisipasi sampai 70 persen.

Tapi pemimpin sementara Roza Otunbayeva mengatakan referendum itu sah. Roza akan menjabat sebagai presiden sampai akhir tahun 2011. Pemilihan parlemen dijadwalkan berlangsung Oktober tahun ini.

Amerika hari Senin menyambut baik jalannya pemilihan yang damai dan menyerukan agar semua pihak menggunakan kesempatan itu untuk memajukan proses rekonsiliasi dan pertanggungjawaban untuk menjamin keharmonisan antar etnis di masa depan.


XS
SM
MD
LG