Tautan-tautan Akses

Dukungan Mengalir Bagi Kapten Kapal Penyelamat Migran yang Ditahan


Kapal penyelamat migran, Sea-Watch 3, yang membawa 47 migran berlabuh di pelabuhan Catania di selatan Italia, 31 Januari 2019.
Kapal penyelamat migran, Sea-Watch 3, yang membawa 47 migran berlabuh di pelabuhan Catania di selatan Italia, 31 Januari 2019.

Ribuan orang berunjuk rasa untuk mendukung warga Jerman yang menjadi kapten kapal penyelamat migran yang ditangkap setelah menentang perintah untuk tetap berada di luar perairan Italia.

Carola Rackete masih dalam tahanan rumah pada Minggu (30/6), setelah kapalnya, Sea-Watch 3, menabrak perahu motor polisi perbatasan Italia yang menghalanginya masuk ke pelabuhan di pulau Lampedusa, Italia.

Sea-Watch 3 menyelamatkan migran yang terapung di lepas pantai Libya pada 12 Juni dan tetap berada di perairan terbuka setelah ditolak masuk oleh beberapa negara Eropa.

Rabu (26/6), Rackete mengabaikan peringatan Italia dan menuju pulau Lampedusa. Kapten itu "tidak berniat menyakiti siapa pun" dan hanya ingin menurunkan penumpangnya ke darat, ujar pengacara Italia, Salvatore Tesoriero.

Dua tokoh radio Jerman menggalang sumbangan untuk Rackete. Hanya dalam 24 jam, sekitar 20 ribu orang memberi sumbangan lebih dari $745 ribu.

Rackete juga mendapat dukungan Presiden Jerman Frank-Walter Steinmeier.

Tidak ada yang terluka ketika Sea-Watch 3 bertabrakan dengan perahu motor polisi. [ka/ii]

‚Äč
XS
SM
MD
LG