Tautan-tautan Akses

Duduk Terlalu Lama, Berisiko Bagi Kesehatan


Josh Boldano, salah satu karyawan Brown & Brown Insurance, bekerja sambil berolahraga dengan meja treadmill di kantornya di Carmel, Indiana, Amerika Serikat, 28 Agustus 2013. (Foto: dok).

Anda barangkali pernah mendengar, ungkapan yang satu ini "sitting is the new smoking". Meski kedengarannya berlebihan bila menyamakan kedua kebiasaan ini, banyak studi menunjukkan, duduk terlalu lama bisa membahayakan kesehatan, bahkan sekalipun jika Anda secara rutin berolahraga.

Sebuah laporan baru dari lembaga medis bergengsi Mayo Clinic menunjukkan fakta tersebut. Laporan yang merupakan hasil rangkuman lebih dari 40 stud tersebut menyebutkan, semakin lama Anda menghabiskan waktu dengan duduk, semakin besar resiko Anda terkena kematian dini, penyakit kardiovaskuler, kanker dan diabetes tipe 2.

"Ini artinya, kalau Anda duduk selama enam jam saja, manfaat olahraga kardiovaskuler yang Anda lakukan selama satu jam di pusat kebugaran akan hilang begitu saja," jelas Dr Kevin Campbell, kardiolog dari North Carolina, yang mengamati laporan tersebut.

Sains dan Kesehatan: Duduk Terlalu Lama, Berbahaya Bagi Kesehatan
mohon tunggu

No media source currently available

0:00 0:02:37 0:00

Bagaimana duduk bisa mengakibatkan munculnya berbagai penyakit kronis?

Menurut Campbell, duduk lama mengurangi aktivitas otot, khususnya otot besar pada kaki dan punggung, sehingga pada gilirannya menurunkan kemampuan tubuh untuk mengatur gula darah dan mengenyahkan lemak-lemak berbahaya dalam darah. Duduk lama juga merusak fungsi pembuluh darah dan meningkatkan rasa lapar.

Bagaimana cara mengatasinya?

Antara lain adalah menggunakan standing desk atau meja yang memungkinkan Anda mengerjakan pekerjaan rutin, seperti mengetik, dengan berdiri. [ab/uh]

Sumber berita: NBC.com/Washington Post.com

XS
SM
MD
LG