Tautan-tautan Akses

DK PBB Tinjau Rohingya di Rakhine


Dari kiri: Wakil Tetap Kuwait untuk PBB Mansour Ayyad SH A Alotaibi, Pimpinan Dewan Keamanan PBB Gustavo Meza-Cuadra, Wakil Tetap Polandia untuk PBB Joanna Wronecka, dan Wakil Tetap Inggris untuk PBB Karen Pierce, dalam konferensi pers di Bandara Internasional Naypyitaw di Naypyitaw, Myanmar, 1 Mei 2018, pasca kunjungan dua hari ke Myanmar.
Dari kiri: Wakil Tetap Kuwait untuk PBB Mansour Ayyad SH A Alotaibi, Pimpinan Dewan Keamanan PBB Gustavo Meza-Cuadra, Wakil Tetap Polandia untuk PBB Joanna Wronecka, dan Wakil Tetap Inggris untuk PBB Karen Pierce, dalam konferensi pers di Bandara Internasional Naypyitaw di Naypyitaw, Myanmar, 1 Mei 2018, pasca kunjungan dua hari ke Myanmar.

Delegasi Dewan Keamanan PBB, Selasa (2/5) berkunjung ke negara bagian Rakhine, Myanmar di mana ratusan ribu Muslim Rohingya lari menyelamatkan diri dari kekerasan militer.

Para anggota delegasi mengatakan mereka berharap dapat membantu pengungsi Rohingya secepat dan seamannya pulang ke kampung halaman mereka di Rakhine.

Sekitar 700.000 warga Rohingya yang menyelamatkan diri itu sekarang tinggal di tempat penampungan kumuh di Bangladesh.

Anggota Dewan Keamanan PBB berangkat ke distrik Maungdaw, Negara Bagian Rakhine, di Sittwe, Myanmar, dengan menggunakan helikopter, 1 Mei 2018. (Foto: Videograb).
Anggota Dewan Keamanan PBB berangkat ke distrik Maungdaw, Negara Bagian Rakhine, di Sittwe, Myanmar, dengan menggunakan helikopter, 1 Mei 2018. (Foto: Videograb).

Televisi pemerintah Myanmar menunjukkan para anggota delegasi Dewan Keamanan itu meninjau kawasan perbatasan. Dengan menggunakan helikopter mereka meninjau dua desa, satu pos transit dan satu kamp penerimaan di mana pengungsi yang pulang pertama-tama akan ditampung.

Delegasi juga menemui beberapa kelompok masyarakat yang terkena dampak kekerasan dan pergolakan yang terjadi termasuk dari golongan umat Budha, Hindu dan sejumlah Muslim Rohingya yang tidak mengungsi.

Delegasi sudah meninjau pengungsi di Bangladesh dan mengadakan pembicaraan dengan pemerintah Myanmar termasuk Aung San Suu Kyi dan panglima militer Jenderal Min Aung Hlaing, Senin (1/5). [vm/al]

XS
SM
MD
LG