Tautan-tautan Akses

Di Tengah Protes, Presenter TV Pemerintah Belarus Mundur


Karyawan TV dan Radio Nasional Belarusia meninggalkan gedung dan menyapa para demonstran saat berlangsungnya unjuk rasa memprotes hasil Pilpres dan tuntutan dari media yang dikelola pemerintah untuk melaporkan situasi di negara itu, di Minsk, Belarusia, 15 Agustus 2020.

Sejumlah presenter televisi milik pemerintah Belarus mengundurkan diri, karena merasa muak harus menyampaikan hal positif sementara para penonton mereka dipukuli ketika memprotes apa yang mereka yakini sebagai pemilu yang dicurangi.

Para penyiar TV itu mengikuti langkah banyak polisi dan buruh pabrik yang meninggalkan pekerjaan mereka untuk mengirim pesan kepada pihak berwenang dan pemerintah Presiden Alyaksandr Lukashenko, yang mengklaim kemenangan besar dalam pemilu 9 Agustus.

"Sulit untuk mengucapkan 'selamat pagi' ketika keadaan sebenarnya buruk," kata Andrey Makayonak, seorang komedian dan tokoh terkenal dalam program "Good Morning Belarus" untuk saluran Belarus-1 (BT), kepada media Komsomolskaya Pravda di Belarus.

Sedikitnya enam penyiar telah mengundurkan diri dalam beberapa hari belakangan dari lembaga siaran milik negara itu, termasuk Makayonak yang mengumumkan pengunduran dirinya tanggal 12 Agustus setelah demonstrasi tiga hari berturut-turut yang ditanggapi dengan keras oleh pihak keamanan Belarusia.

Aksi walkout itu signifikan mengingat TV pemerintah mendominasi program siaran berita dan hiburan Belarus, dan merupakan sumber berita utama bagi kebanyakan warga Belarus.

Lebih dari 6.700 orang dilaporkan telah ditahan sejak pemilu. Berbagai foto dan laporan mengenai kebrutalan polisi di jalan-jalan Minsk dan kota-kota lain telah memenuhi platform Telegram, media sosial, dan media independen. Tapi TV pemerintah selalu meremehkan bentrokan-bentrokan di jalan dan menjelek-jelekkan para demonstran. [vm/ii]

Recommended

XS
SM
MD
LG